Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jaga Kualitas Air Bersih, BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang
Oleh : Redaksi/Alex
Rabu | 19-11-2025 | 11:08 WIB
waduk-duriangkang.jpg Honda-Batam
BP Batam kembali melakukan pembersihan gulma yang menutupi permukaan Waduk Duriangkang, Selasa (18/11/2025). (Foto: BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali melakukan pembersihan gulma yang menutupi permukaan Waduk Duriangkang, Selasa (18/11/2025).

Langkah ini tidak hanya bertujuan menyingkirkan eceng gondok dan putri malu, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga kelestarian waduk.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen BP Batam dalam merawat ekosistem waduk. Ia menegaskan bahwa Waduk Duriangkang sebagai waduk terbesar di Kota Batam memegang peran strategis dalam sistem penyediaan air, sehingga keberadaannya harus dijaga secara berkelanjutan.

Pertumbuhan gulma yang sering menutupi permukaan waduk dinilai berpotensi menghambat sirkulasi air dan menurunkan kualitasnya. Karena itu, Ariastuty mengajak seluruh elemen daerah dan masyarakat untuk turut serta merawat seluruh waduk yang ada sebagai sumber air bersih.

Ia menambahkan bahwa upaya menjaga waduk bukan semata-mata persoalan teknis, melainkan tanggung jawab bersama guna menjamin ketahanan air kota pada masa kini dan masa mendatang. Menurutnya, edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting keberhasilan upaya pelestarian waduk.

Ariastuty juga mengungkapkan bahwa kegiatan pembersihan gulma tidak hanya dilakukan di Waduk Duriangkang, tetapi juga telah menyasar Waduk Tembesi dan Rempang. Waduk-waduk tersebut merupakan aset vital yang menjadi sumber utama distribusi air bersih bagi warga Batam.

Ia menegaskan bahwa pembersihan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kestabilan pasokan air baku serta memastikan kualitas air tetap memenuhi standar. "Penting bagi kita untuk menjaga waduk dan daerah tangkapan air sekitarnya agar pasokan air baku di Batam tetap stabil dan berkualitas," ujarnya.

Editor: Gokli