Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Maritim dan Logistik, Airlangga: Konektivitas Nasional Jadi Prioritas
Oleh : Redaksi
Selasa | 11-11-2025 | 12:28 WIB
airlangga-nikolai.jpg Honda-Batam
Menko Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasihat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev, di Jakarta, Jumat (7/11/2025). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus memperkuat kemitraan strategis dengan Federasi Rusia di berbagai sektor ekonomi dan maritim. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai menerima kunjungan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasihat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev, di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi, maritim, logistik, dan pengembangan konektivitas antarwilayah sebagai bagian dari agenda peningkatan daya saing nasional. "Pengembangan sektor maritim dan logistik merupakan salah satu prioritas nasional untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Menko Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat infrastruktur serta meningkatkan kapasitas industri pendukung sektor maritim. Langkah ini dilakukan melalui sinergi dengan berbagai mitra internasional, termasuk Rusia, guna mewujudkan kemandirian dan daya saing maritim nasional.

Sementara itu, Nikolai Patrushev menyampaikan kesiapan Rusia untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam pengembangan infrastruktur logistik laut, transfer teknologi perkapalan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknik kelautan.

"Pemerintah Rusia ingin menjajaki potensi kerja sama pendidikan dan pelatihan dengan lembaga maritim di St. Petersburg guna mendukung pengembangan SDM kelautan Indonesia," jelas Patrushev.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Rusia juga memaparkan sejumlah inisiatif strategis terkait pengembangan jalur pelayaran dan konektivitas maritim internasional, sekaligus menegaskan dukungannya terhadap upaya Indonesia memperkuat sektor kelautan.

Menanggapi hal tersebut, Airlangga menyampaikan apresiasi atas keunggulan Rusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam sektor teknik dan pendidikan tinggi. Ia menilai perluasan kerja sama pendidikan merupakan langkah penting untuk mendukung agenda nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Kami ingin mendorong kerja sama antara perguruan tinggi teknik Indonesia dan Rusia agar mahasiswa memiliki akses lebih luas untuk belajar dan berinovasi," ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti berbagai usulan kerja sama strategis yang telah dibahas. Ia memastikan seluruh hasil pembahasan akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah dikaji bersama kementerian dan lembaga terkait.

Dalam pertemuan itu, Airlangga turut didampingi oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Elen Setiadi, Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Dida Gardera, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, serta Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang.

Editor: Gokli