Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam Bahas Arah Ekonomi dan Tata Kelola Baru, Realisasi Investasi Tembus Rp 54,7 Triliun hingga Oktober 2025
Oleh : Redaksi/Alex
Sabtu | 01-11-2025 | 14:11 WIB
bp-btm.jpg Honda-Batam
BP Batam bersama Dewas menggelar rapat koordinasi strategis guna memperkuat tata kelola kelembagaan, mempercepat kinerja, dan menetapkan arah kebijakan ekonomi Batam ke depan, Jumat (31/10/2025). (Foto: BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - BP Batam bersama Dewan Pengawas (Dewas) menggelar rapat koordinasi strategis guna memperkuat tata kelola kelembagaan, mempercepat kinerja, dan menetapkan arah kebijakan ekonomi Batam ke depan, Jumat (31/10/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program BP Batam berjalan efektif serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari laporan realisasi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), evaluasi kinerja lembaga, hingga perkembangan proyek Rempang Eco-City. Selain itu, dibahas pula kesiapan implementasi tiga Peraturan Pemerintah (PP) baru yakni PP Nomor 25, Nomor 28, dan Nomor 47 Tahun 2025, yang menjadi dasar penguatan tata kelola dan efektivitas kebijakan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melaporkan capaian positif realisasi investasi hingga Oktober 2025 yang mencapai Rp 54,7 triliun atau 91,22 persen dari target Rp 60 triliun. Ia menyebut, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penggerak utama ekonomi Batam, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) juga menunjukkan tren peningkatan konsisten.

"Kami tengah menyiapkan regulasi turunan dari PP baru agar iklim investasi tetap kondusif dan aman. Tahun 2026 akan menjadi momentum lompatan besar bagi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Amsakar.

Amsakar menambahkan, pihaknya meminta arahan dari Dewas agar seluruh indikator kinerja utama (IKU) BP Batam dapat terealisasi optimal pada 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan PNBP, efisiensi tata kelola, dan percepatan layanan investasi.

"Hasil rapat ini akan segera kami tindak lanjuti agar setiap unit kerja menyusun rencana aksi konkret. Harapannya, pertumbuhan investasi dapat semakin mendorong perekonomian Batam secara menyeluruh," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kemenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, yang turut hadir dalam rapat, menyampaikan apresiasinya atas kinerja BP Batam sepanjang 2025. "Realisasi investasi Batam menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan kerja sama yang solid, kita optimistis dapat menarik investasi yang lebih besar ke depan," kata Susiwijono.

Senada, Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, menilai pelaksanaan program BP Batam telah berjalan maksimal dalam mendukung pertumbuhan investasi. Meski begitu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik, terutama dalam perizinan.

"Kami yakin program BP Batam sudah berjalan baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperkuat agar hasilnya semakin optimal," ujarnya.

Dengan penguatan tata kelola, optimalisasi investasi, serta implementasi kebijakan baru, BP Batam berkomitmen menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi di tahun-tahun mendatang.

Editor: Gokli