Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Investasi Batam Tembus Rp 33,6 Triliun, Capai 91 Persen dari Target 2025
Oleh : Aldy Daeng
Selasa | 28-10-2025 | 13:28 WIB
91-persen.jpg Honda-Batam
Berdasarkan data LKPM hingga Triwulan III 2025, total investasi Batam telah menembus Rp 33,6 triliun, atau setara 91 persen dari target tahunan sebesar Rp 36,9 triliun. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Realisasi investasi di Kota Batam mencatat capaian impresif menjelang akhir tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) hingga Triwulan III 2025, total investasi Batam telah menembus Rp 33,6 triliun, atau setara 91 persen dari target tahunan sebesar Rp 36,9 triliun.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyebut capaian tersebut menjadi kado istimewa bagi peringatan Hari Bakti BP Batam ke-54, sekaligus bukti kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

"Realisasi investasi ini menunjukkan bahwa keyakinan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh. Hasil ini merupakan kerja kolektif seluruh jajaran BP Batam serta dukungan dunia usaha," ujar Amsakar, Selasa (28/10/2025).

Amsakar menjelaskan, pertumbuhan investasi Batam meningkat 74,94 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang mencapai Rp 19,24 triliun. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh lonjakan penanaman modal dalam negeri (PMDN) serta penguatan penanaman modal asing (PMA) yang semakin beragam.

"PMDN menunjukkan kepercayaan luar biasa dari pelaku lokal terhadap stabilitas kebijakan BP Batam. Dari Rp 5,99 triliun tahun lalu, kini melonjak menjadi Rp 14,85 triliun atau tumbuh 147,85 persen," paparnya.

Sementara itu, nilai PMA juga meningkat dari Rp 13,25 triliun menjadi Rp 18,81 triliun, atau naik 41,97 persen. Menurut Amsakar, hal ini menegaskan posisi Batam sebagai destinasi utama investasi asing, terutama dari Singapura dan negara-negara ASEAN.

"Batam kini berperan sebagai pusat keuangan sekaligus gerbang investasi regional. Kestabilan regulasi, kemudahan layanan, dan infrastruktur yang terus ditingkatkan menjadi faktor kunci mempertahankan daya saing Batam," ujarnya.

Jika menggunakan pendekatan bottom-up, total investasi Batam bahkan mencapai Rp 54,7 triliun, atau 91 persen dari target 2025 sebesar Rp 60 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan momentum ekonomi yang solid, dengan peningkatan kuartalan (QoQ) 61,99 persen dan tahunan (YoY) 123,3 persen.

Lebih lanjut, Amsakar menuturkan bahwa sejumlah program prioritas BP Batam, seperti pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan perizinan, dan penataan kawasan industri berdaya saing tinggi, menjadi pondasi utama dalam menarik minat investor.

"Kami berkomitmen menjaga konsistensi pelayanan dan kepastian berusaha. Setiap kebijakan BP Batam diarahkan untuk memberi dampak langsung bagi dunia usaha dan masyarakat," tegasnya.

Capaian ini, lanjut Amsakar, tidak hanya menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah pembangunan Batam.

"Kami ingin memastikan Batam terus menjadi magnet investasi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya.

Editor: Gokli