Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Bandar Abadi Shipyard Sabet Penghargaan Galangan Kapal Terbaik di Ajang Anugerah Investasi BP Batam 2025
Oleh : Aldy Daeng
Sabtu | 25-10-2025 | 13:48 WIB
bandar-abadi2.jpg Honda-Batam
PT Bandar Abadi Shipyard. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - PT Bandar Abadi Shipyard, perusahaan galangan kapal terkemuka di Batam, Kepulauan Riau, meraih penghargaan PMA Galangan Kapal Terbaik dalam ajang Anugerah Investasi BP Batam 2025.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri maritim dan investasi di Batam.

Acara penganugerahan yang digelar di Ballroom Hotel Radisson Batam, Selasa (22/1/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Bakti ke-54 BP Batam, mengusung tema "Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi". Sebanyak 17 tokoh dan perusahaan menerima penghargaan atas kiprahnya dalam memperkuat transformasi Batam menuju kawasan industri dan investasi bertaraf internasional.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap pelaku usaha dan mitra strategis yang berperan aktif dalam menjaga iklim investasi tetap sehat dan kompetitif.

"Acara ini bukan sekadar ucapan terima kasih, tetapi juga motivasi bersama untuk terus menciptakan iklim investasi yang lebih berkelanjutan," ujar Li Claudia.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Batam dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif. "Mari jadikan momentum Hari Bakti ke-54 ini sebagai langkah bersama memperkuat kolaborasi demi Batam yang lebih unggul dan berdaya saing global," tegasnya.

Didirikan pada tahun 2001, PT Bandar Abadi Shipyard merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang kini berkembang menjadi salah satu galangan kapal terbesar di Batam. Perusahaan yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso KM 6, Tanjunguncang, Batu Aji, memiliki area galangan seluas 380.000 meter persegi dengan bibir pantai sekitar 700 meter dan kedalaman laut mencapai 10 meter --kondisi ideal untuk pembangunan dan perbaikan berbagai jenis kapal.

Bergerak di bidang pembangunan kapal (ship-building), perbaikan kapal (ship-repair), konversi kapal, serta fabrikasi baja (steel fabrication), Bandar Abadi dilengkapi dengan dua dry-dock berkapasitas hingga 70.000 DWT, serta fasilitas modern seperti CNC plasma cutting, auto shot blasting, bending machine, dan crane berkapasitas 260 ton.

Perusahaan ini dikenal memiliki portofolio proyek strategis, termasuk pembangunan Kapal Angkut Tank (LST) kelas Teluk Bintuni untuk TNI Angkatan Laut, yang diluncurkan lebih cepat dari jadwal kontrak.

Dengan inovasi berkelanjutan dalam teknik dan sistem kerja, PT Bandar Abadi Shipyard berkomitmen mempertahankan kualitas layanan dan meningkatkan daya saing industri maritim nasional di kancah global.

Daftar Lengkap Penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025:

  • PMA Galangan Kapal Terbaik: PT Bandar Abadi Shipyard
  • PMA dengan Ekspor Tertinggi: PT Austin Engineering Indonesia
  • PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar: PT Ecogreen Oleochemicals Batam
  • PMA dengan Capaian Realisasi Investasi Terbesar: PT Digitalland Services Two
  • PMA dengan Inovasi Daur Ulang: PT Free The Sea
  • PMA dengan Inklusi Penyandang Disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia
  • PMA Investor Pemanfaatan Teknologi: PT Enno Integrated Engineering Services Batam
  • PMA dengan Inovasi Manufaktur Ramah Lingkungan: PT WIK Far East
  • Perkapalan Berbasis Ekonomi Biru: PT Buana Shipyard
  • PMDN Pionir Implementasi Industri 4.0: PT Satnusa Persada
  • Inovasi Hijau Kawasan Industri: Kawasan Industri Tunas Group
  • Tokoh dan Penggiat Investasi: Tek Po (ABI), Ali U Lai, Peters Vincen
  • Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan: Hartono
  • Anugerah Purwaka Nirwana Batam: Soedarsono Darmosoewito
  • Anugerah Dharmottama Loka Batam: Ismeth Abdullah

Dengan penghargaan ini, PT Bandar Abadi Shipyard meneguhkan posisinya sebagai pelaku industri strategis nasional yang turut mendorong Batam menjadi pusat galangan kapal unggulan di kawasan Asia Tenggara.

Editor: Gokli