Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

KFSHRC Catat Sejarah, Sukses Lakukan Operasi Tumor Otak Robotik Pertama di Dunia
Oleh : Redaksi
Rabu | 22-10-2025 | 10:08 WIB
operasi-otak.jpg Honda-Batam
KFSHRC di Riyadh, Arab Saudi, berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor otak robotik pertama di dunia, menandai terobosan global dalam presisi bedah saraf dan percepatan pemulihan pasien. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Dunia medis menorehkan babak baru. Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian King Faisal (King Faisal Specialist Hospital and Research Centre/KFSHRC) di Riyadh, Arab Saudi, berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor otak robotik pertama di dunia, menandai terobosan global dalam presisi bedah saraf dan percepatan pemulihan pasien.

Operasi bersejarah itu dilakukan terhadap seorang pria berusia 68 tahun yang mengalami sakit kepala parah dan gangguan konsentrasi. Melalui teknologi lengan robotik dengan sistem optik 3D, tim dokter berhasil mengangkat tumor berukuran 4,5 sentimeter hanya dalam waktu satu jam.

Hasilnya luar biasa --pasien dapat pulang dalam 24 jam dalam kondisi sadar penuh tanpa komplikasi, dengan waktu pemulihan yang disebut empat kali lebih cepat dibandingkan operasi otak konvensional.

Menurut Dr Homoud Aldahash, Konsultan Tumor Dasar Tengkorak di KFSHRC yang memimpin prosedur ini, teknologi robotik tersebut memberikan tingkat presisi dan kontrol yang belum pernah dicapai sebelumnya. "Pemulangan pasien di hari yang sama, dalam kondisi stabil dan tanpa komplikasi, menjadi tolok ukur baru bagi inovasi bedah saraf," ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (21/10/2025).

Sistem robotik yang digunakan memungkinkan dokter menavigasi struktur saraf dan pembuluh darah otak secara akurat, meminimalkan trauma operasi sekaligus mempertahankan jaringan otak penting. Teknologi navigasi berbasis citra beresolusi tinggi juga menjamin pengangkatan tumor dengan presisi maksimal.

CEO KFSHRC Dr Majid Alfayyadh menyebut keberhasilan ini sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan rumah sakit menuju inovasi layanan kesehatan masa depan. "Capaian ini mencerminkan peran KFSHRC dalam membentuk masa depan kedokteran global. Inovasi dan perawatan yang berpusat pada pasien adalah inti dari visi kami," ujarnya.

Sebelum hadirnya teknologi robotik, operasi otak bergantung sepenuhnya pada ketepatan tangan dan penglihatan dokter bedah. Kini, sistem robotik menawarkan stabilitas instrumen lebih tinggi, peniadaan getaran, serta visualisasi yang jauh lebih jelas, sehingga menetapkan standar baru keselamatan dan ketepatan dalam bedah saraf.

Keberhasilan ini melengkapi portofolio KFSHRC sebagai pelopor bedah robotik dunia, setelah sebelumnya mencatat sejarah dengan transplantasi jantung robotik dan transplantasi hati robotik pertama di dunia.

Dengan reputasi internasional yang terus menguat, KFSHRC kini menempati peringkat pertama di Timur Tengah dan Afrika Utara serta posisi ke-15 secara global dalam daftar 250 pusat medis akademik teratas dunia 2025. Lembaga ini juga dinobatkan sebagai merek layanan kesehatan paling bernilai di Timur Tengah versi Brand Finance 2025, serta masuk daftar Rumah Sakit Terbaik Dunia dan Rumah Sakit Spesialis Terbaik 2026 versi Newsweek.

Keberhasilan operasi ini sekaligus menegaskan posisi KFSHRC sebagai pemimpin global dalam inovasi medis generasi berikutnya dan membuka era baru dalam bedah saraf berbasis robotik.

Editor: Gokli