Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

UMKM dan Ekonomi Kreatif Bangkit, Tanjungpinang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Kepri
Oleh : Devi Handiani
Senin | 20-10-2025 | 15:49 WIB
d-sayur.jpg Honda-Batam
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza bersama Ketua SMSI Kota Tanjungpinang, Rahmat Nasution, saat pembukaan D'Sayur, Senin (20/10/2025). (Foto: Devi Handiani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Di tengah perlambatan ekonomi nasional, sektor ini justru tumbuh adaptif dan inovatif, menjelma sebagai penopang utama ekonomi kota.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tanjungpinang, Rahmat Nasution, menilai geliat UMKM dan ekonomi kreatif mencerminkan kemandirian masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan daya saing daerah.

"UMKM dan pelaku ekonomi kreatif kini menjadi tulang punggung ekonomi kota. Mereka bukan hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan memanfaatkan teknologi digital dan potensi budaya lokal," ujar Rahmat saat menghadiri pembukaan D'Sayur, Senin (20/10/2025).

Menurut Rahmat, keberhasilan sektor ini tidak lepas dari transformasi digital dan semangat kewirausahaan masyarakat. Ia mencontohkan D'Sayur, usaha ritel bahan pangan segar yang tumbuh pesat dalam tiga tahun terakhir di Tanjungpinang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyebut keberhasilan pelaku usaha lokal menjadi bukti bahwa masyarakat kota memiliki daya saing tinggi dan semangat inovatif. "Sosok inspiratif seperti M. Sadmi Alqayum yang awalnya hanya penjual sayur keliling, kini mampu membangun usaha besar dengan sistem modern. Ini contoh nyata bagi generasi muda," ungkapnya.

Raja Ariza menambahkan, perkembangan UMKM seperti D’Sayur sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemerataan kesejahteraan. "Pertumbuhan ekonomi kita memang tidak tinggi, tapi merata. Yang penting bukan sekadar angka besar, melainkan kesejahteraan yang dirasakan semua warga. Kami berharap semakin banyak UMKM aktif agar ekonomi Tanjungpinang tumbuh mandiri," ujarnya.

Pemilik D'Sayur, Sadmi Alqayum, mengungkapkan perluasan cabang baru dilakukan untuk memenuhi permintaan pelanggan sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal. "Alhamdulillah, cabang D’Sayur Pemuda hadir dengan konsep lebih lengkap dan segar. Kami ingin memudahkan warga yang sibuk dan tidak sempat ke pasar pagi," kata Sadmi.

Rahmat Nasution menambahkan, media digital berperan penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan media dapat terus terbangun. "Jika semua bergerak bersama, Tanjungpinang bisa menjadi pusat ekonomi kreatif baru di Kepulauan Riau," tutup Rahmat.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: