Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

CMSE 2025 Catat Rekor 48 Ribu Pengunjung, BEI Tegaskan Pasar Modal Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Oleh : Aldy
Senin | 20-10-2025 | 11:28 WIB
JH-BEI.jpg Honda-Batam
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Antusiasme publik terhadap dunia pasar modal Indonesia mencapai puncaknya pada Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, yang resmi ditutup pada Sabtu (18/10/2025) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengusung tema "Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang", ajang ini mencatatkan lonjakan pengunjung hingga 51,4 persen, menandai capaian tertinggi sepanjang penyelenggaraan CMSE.

Selama dua hari pelaksanaan, total 48.308 pengunjung mengikuti kegiatan CMSE 2025, baik secara luring maupun daring. Angka itu meningkat 12,3 persen dibandingkan 43.008 peserta CMSE 2024, yang digelar selama tiga hari.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap pasar modal tahun ini begitu besar hingga antrean pengunjung memanjang dari lobi BEI hingga ke pintu masuk MRT Istora Mandiri, sekitar 500 meter dari lokasi acara.

"Antusiasme ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat semakin ingin mengenal dan terlibat langsung dalam dunia pasar modal," ujar Jeffrey, Sabtu (18/10/2025).

Rata-rata pendaftar CMSE 2025 mencapai 12.590 orang per hari, melonjak 208,6 persen dibandingkan 4.079 peserta per hari pada CMSE 2024. Rata-rata pengunjung total per hari juga meningkat 68,5 persen menjadi 24.154 orang, sementara pengunjung langsung (onsite) melonjak 127,1 persen menjadi 5.841 peserta per hari.

Secara daring, CMSE 2025 ditonton oleh 36.626 penonton melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan kegiatan nonton bareng di berbagai Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia. "Peningkatan ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk memperkuat literasi dan inklusi pasar modal di tengah masyarakat," tambah Jeffrey.

Dalam dua hari penyelenggaraan, CMSE 2025 menghadirkan 13 narasumber, 6 moderator, 88 booth, dan 95 tenant dari berbagai sektor. Tema-tema diskusi menggambarkan keberagaman potensi pasar modal Indonesia --mulai dari peran dunia usaha dalam pertumbuhan ekonomi nasional, produk filantropi syariah, hingga talk show lintas agama yang menghadirkan tokoh seperti Husein Ja'far Al Hadar, Pendeta Marcel, dan Bhante Dhirapunno.

Kegiatan juga dimeriahkan oleh podcast bersama figur publik Nycta Gina dan El Rumi, serta talk show inspiratif bersama Ade Rai yang mengangkat pentingnya menjaga kesehatan fisik dan finansial. "Semua sesi ini mengajarkan satu hal penting: siapa pun bisa menjadi bagian dari pasar modal, tanpa memandang latar belakang maupun profesi," jelas Jeffrey.

Sebagai bagian dari kampanye nasional "Aku Investor Saham" CMSE 2025 turut mencatat hasil signifikan dari kegiatan Road to CMSE 2025 yang digelar sejak Maret hingga Oktober 2025. Rangkaian kegiatan itu diikuti oleh 185.630 peserta dari 101 acara di seluruh Indonesia, melibatkan 134 mitra dan berhasil mencetak 184.787 investor baru di pasar modal.

Program Guruku Investor Saham juga berhasil melibatkan 6.545 guru dan tenaga pendidik, mencetak 2.887 investor baru, serta memperluas pemahaman investasi sejak dini melalui edukator di berbagai daerah.
Jeffrey menegaskan, keberhasilan CMSE 2025 tidak lepas dari sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, serta berbagai mitra strategis.

"Dengan kolaborasi ini, kita ingin membangun pasar modal yang lebih kuat, inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan. Karena pasar modal untuk rakyat berarti satu pasar dengan berjuta peluang untuk tumbuh dan maju bersama," tutup Jeffrey.

Editor: Gokli