Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Mendidih, BMKG: Hindari Keluar Rumah Pukul 10.00-16.00 WIB
Oleh : Redaksi
Minggu | 19-10-2025 | 12:33 WIB
1910_indonesia-mendidih_20251.jpg Honda-Batam
Ilustrasi

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00-16.00 WIB selama periode cuaca panas ekstrem yang tengah melanda berbagai wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa cuaca panas ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025 .

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan bahwa masyarakat perlu berhati-hati karena paparan sinar matahari pada jam-jam tertentu dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

"Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00-16.00 WIB karena cuaca panas di sejumlah wilayah berpotensi membahayakan kesehatan," kata Andri, dikutip Minggu (19/10/2025).

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, indeks sinar ultraviolet (UV) di beberapa wilayah Indonesia kini berada pada level berisiko tinggi, terutama ketika paparan sinar matahari berlangsung lama.

Dalam beberapa hari terakhir, BMKG mencatat suhu maksimum di siang hari mencapai 38 derajat Celsius, kondisi yang dapat memicu heatstroke atau kelelahan akibat panas berlebih.

BMKG memberikan sejumlah imbauan bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut.

Masyarakat disarankan menggunakan pelindung diri seperti topi, jaket, payung, kacamata hitam, dan tabir surya atau sunscreen untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari.

Selain itu, BMKG juga menganjurkan masyarakat untuk tetap terhidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi di tengah suhu udara yang tinggi.

Kondisi udara panas yang berlangsung lama dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik website maupun aplikasi Info BMKG, untuk mendapatkan pembaruan mengenai kondisi suhu, kelembapan, dan potensi cuaca ekstrem lainnya.

Editor: Surya