Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

MoU di World Expo Osaka 2025 Dorong Pengembangan Kawasan Industri dan Pangan Berkelanjutan Barelang
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 08-10-2025 | 10:48 WIB
MoU-Osaka.jpg Honda-Batam
Sejumlah pihak menandatangani MoU pada ajang World Expo Osaka 2025, untuk pengembangan kawasan industri dan pangan berkelanjutan di Kawasan Barelang, Kota Batam, yang berorientasi pada inovasi dan efisiensi energi, Selasa (7/10/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Paviliun Indonesia di ajang World Expo Osaka 2025 menjadi panggung penting bagi lahirnya langkah strategis mempercepat pembangunan dan investasi di kawasan Batam Rempang Galang (Barelang), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui Sarinah Business Forum, sejumlah pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan kawasan industri dan pangan berkelanjutan yang berorientasi pada inovasi dan efisiensi energi.

Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang produktif dan berkelanjutan. Terlebih, kawasan Barelang termasuk dalam Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPB Batam), yang memperbesar potensi realisasi investasi dan industri ramah lingkungan.

Salah satu kesepakatan strategis di Pavindo Osaka melibatkan PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha, Keppel Energy, dan PT Karya Mineral Sentosa. Keempat perusahaan tersebut berkolaborasi mengembangkan Sustainable Industrial Zone (SIZ) di Barelang, yang menekankan penerapan teknologi hijau, efisiensi energi, dan praktik industri rendah emisi.

"Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan dan berdaya saing," ujar Sudirman Saad, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Selasa (7/10/2025).

Tak hanya di sektor industri, kerja sama di bidang ketahanan pangan juga diperkuat. PT Anugerah Pangan Sejahtera (APS) menandatangani MoU dengan PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) dan PT Charoen Pokphand Jaya Farm (CPJF). Kolaborasi tersebut berfokus pada peningkatan efisiensi rantai pasok pangan sekaligus menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.

"Dengan sinergi yang terbangun, Barelang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau diharapkan tumbuh menjadi kawasan berorientasi pada inovasi serta pusat kemajuan industri dan pangan nasional," kata Sudirman Saad.

"Kolaborasi antarperusahaan ini merupakan momentum penting sebagai bagian dari ekosistem pembangunan strategis bagi Indonesia," imbuhnya.

Kesepakatan lintas sektor ini menegaskan komitmen seluruh pihak dalam mendorong transformasi ekonomi berkelanjutan. Melalui penguatan investasi hijau dan sistem pangan modern, Barelang diproyeksikan menjadi kawasan masa depan yang tidak hanya memperkuat daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi dan lingkungan di tingkat global.

Editor: Gokli