Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kosmetik Halal Indonesia Tembus Pasar Global di MIHAS 2025, Catat Potensi Transaksi Rp 213,79 Miliar
Oleh : Redaksi
Rabu | 01-10-2025 | 12:48 WIB
MIHAS-2025.jpg Honda-Batam
Malaysia Halal Showcase (MIHAS) 2025 yang berlangsung pada 17-20 September 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia kembali mencatat prestasi di kancah internasional dengan meraih potensi transaksi senilai USD 12,89 juta atau sekitar Rp 213,79 miliar dalam ajang Malaysia Halal Showcase (MIHAS) 2025 yang berlangsung pada 17-20 September 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, menyampaikan pencapaian ini menjadi bukti meningkatnya daya saing produk halal Indonesia, khususnya kosmetik, di pasar global.

"Capaian Indonesia di MIHAS 2025 menunjukkan bahwa produk kosmetik halal kita mampu bersaing dan diminati pasar global. Kami akan terus merekomendasikan produk-produk halal Tanah Air untuk berpartisipasi di pameran internasional mendatang," ujar Puntodewi, Selasa (30/9/2025).

Menurut Puntodewi, permintaan terhadap kosmetik halal Indonesia tidak hanya datang dari Malaysia, tetapi juga dari Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, Kazakhstan, Aljazair, Senegal, hingga kawasan Timur Tengah. Selain potensi transaksi B2B, Indonesia juga membukukan penjualan ritel selama pameran sebesar USD 1.297 atau setara Rp 21,5 juta.

Ia menambahkan, Kementerian Perdagangan akan terus mengawal tindak lanjut hasil pameran tersebut. "Kami akan memfasilitasi negosiasi lanjutan pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 mendatang. Upaya ini penting untuk memastikan transaksi yang tercatat bisa direalisasikan," jelasnya.

Pada kesempatan ini, Kemendag memfasilitasi delapan pelaku UMKM untuk tampil di Paviliun Indonesia dan Paviliun ASEAN. Produk mereka mendapat sambutan positif dari pengunjung.

"Sangat bagus, banyak buyer asing antusias dan terkejut dengan produk kosmetik halal Indonesia. Ternyata produk kita bisa diterima dan diminati di pasar halal dunia," ucap Fanny Sutanto, perwakilan dari PT Andara Cantika Indonesia.

MIHAS sendiri dikenal sebagai pameran halal terbesar dunia yang mempertemukan industri, investor, hingga buyer dari berbagai negara. Tahun ini, acara tersebut dibuka langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang menekankan pentingnya industri halal sebagai motor pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan data, pada 2024 nilai ekspor kosmetik Indonesia (HS 3304) mencapai USD 153,75 juta, dengan Malaysia sebagai pasar utama senilai USD 25,35 juta atau 22,99 persen dari total ekspor.

Dengan capaian ini, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kosmetik halal dunia.

Editor: Gokli