Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Fogging Saja Tak Cukup, Pemberantasan Sarang Nyamuk Kunci Tangkal DBD di Teluk Sasah
Oleh : Harjo
Rabu | 24-09-2025 | 13:08 WIB
PSN.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr Kurniawan, mengimbau warga untuk aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sebagai langkah utama mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kampung Tanjung Talok, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Imbauan ini menyusul laporan adanya tiga warga yang dirawat karena gejala DBD sepanjang September 2025.

Menurut dr Kurniawan, persepsi masyarakat kerap menimbulkan kesalahpahaman terkait jumlah kasus. "Ada persepsi di masyarakat, karena orang sekitar ada yang positif DBD, maka saat yang lain demam dan dirawat dikira juga terjangkit DBD. Padahal yang sudah dipastikan positif hanya satu orang, dua lainnya masih menunggu hasil laboratorium," jelasnya, Selasa (23/9/2025).

Ia menegaskan, fogging tidak akan efektif tanpa disertai PSN. Membersihkan lingkungan dari genangan air adalah kunci utama untuk membasmi jentik nyamuk.

"Kalau lingkungan belum dibersihkan dan masih ada jentik nyamuk, fogging tidak menjamin tuntas. Maka PSN harus dipastikan terlebih dahulu," tegas dr Kurniawan.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, ia juga meminta warga segera membawa anggota keluarga yang demam ke Puskesmas agar cepat mendapat penanganan medis. "Apabila masyarakat konsisten menjaga kebersihan dan rutin memberantas jentik, maka penanganan DBD akan lebih mudah, dan warga bisa terhindar dari penyakit," tambahnya.

Sekretaris Desa Teluk Sasah, Pratiwi Deka Sari, membenarkan adanya satu warga positif DBD yang kini sudah pulih dan kembali ke rumah. "Satu orang memang positif, yakni yang dirawat sejak 12 September lalu. Memang ada warga lain yang sakit, tetapi belum bisa dipastikan DBD," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak desa bersama Puskesmas, kader jumantik, dan warga akan menggelar gotong royong untuk PSN sekaligus memberikan edukasi kesehatan. "Kami berharap warga berperan aktif agar lingkungan tetap bersih sehingga terhindar dari berbagai penyakit, termasuk DBD," kata Pratiwi.

Editor: Gokli