Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kenalkan TAMASYA, Kadinkes Tanjungpinang Sebut TPA Harus Lebih dari Tempat Penitipan Anak
Oleh : Devi Handiani
Jumat | 19-09-2025 | 16:48 WIB
TAMASYA-Dinkes1.jpg Honda-Batam
Sosialisasi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Aula Puskesmas Tanjungpinang, Kamis (18/9/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengajak pengelola Taman Pengasuhan Anak (TPA) menjadikan fasilitas mereka sebagai tempat yang mendukung kesehatan, gizi seimbang, stimulasi perkembangan, serta pembinaan karakter anak sejak dini.

"TPA harus lebih dari sekadar tempat menitipkan anak. Dengan pengelolaan yang tepat, anak-anak bisa tumbuh sehat, berkembang optimal, dan siap menghadapi masa depan," kata Rustam, saat Sosialisasi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Aula Puskesmas Tanjungpinang, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini diikuti pengelola dan pengasuh TPA, Penyuluh KB (PKB), serta Kader Bina Keluarga Balita (BKB) se-Kota Tanjungpinang. Rustam menyebut kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah kota membangun sistem pengasuhan anak yang terintegrasi antara keluarga dan lembaga formal.

"Saya berharap tim Dinas Kesehatan, khususnya PKB/PLKB, terus bekerja sama dengan pemilik TPA dan kader BKB. Dengan sinergi yang baik, anak-anak dapat tumbuh sehat, berkembang optimal, dan siap menghadapi masa depan," tambahnya.

Rustam menyampaikan, pengawasan terhadap TPA penting agar fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai layanan penitipan, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak dan pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

TAMASYA merupakan bagian dari program prioritas nasional Quick Wins BKKBN, yang mencakup lima strategi unggulan untuk mencapai target pembangunan keluarga berkualitas secara efektif dan efisien, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Peduli Stunting, Gerakan Ayah T, Super Apps Keluarga, Lansia Berdaya, dan Taman Asuh Keluarga.

Program ini juga sejalan dengan visi Wali Kota Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota Raja Ariza, BIMA SAKTI, yang mengedepankan pengasuhan anak berbudaya dan agamis, lingkungan TPA aman dan nyaman, pelayanan maksimal bagi keluarga, serta pengelolaan TPA yang transparan dan inovatif.

Sekretaris BKKBN, Siti Jamilah, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Kota Tanjungpinang dalam menjalankan program Quick Wins. "TAMASYA sangat penting untuk masa depan anak-anak. Pola asuh yang tepat di TPA akan membentuk anak yang sehat dan cerdas," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Sakiman Hidayat Ansanoor, menambahkan pengelolaan TPA juga mencakup kualitas pengasuhan, menu gizi seimbang, kebersihan lingkungan, serta pelatihan bagi tenaga pengasuh.

"TPA bukan sekadar ruang penitipan, tetapi tempat pembinaan karakter dan perkembangan anak. Sinergi pemerintah, pengelola TPA, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini," ujar Sakiman.

Editor: Yudha