Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Hadirkan Tiga Paviliun Unggulan di CAEXPO 2025, Usung Konsep Baru Promosi Ekspor
Oleh : Redaksi
Selasa | 16-09-2025 | 14:28 WIB
CAEXPO-2025.jpg Honda-Batam
China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-22 yang akan berlangsung pada 17-21 September 2025 di Nanning, Tiongkok. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia siap berpartisipasi dalam China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-22 yang akan berlangsung pada 17-21 September 2025 di Nanning, Tiongkok.

Tahun ini, Indonesia tampil lebih besar dan strategis dengan menghadirkan tiga paviliun unggulan: Paviliun Komoditas, Paviliun Nasional, dan Paviliun Kecerdasan Buatan (AI). Sebanyak 84 pelaku usaha dari berbagai sektor akan ikut serta dalam pameran ini.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menegaskan keikutsertaan Indonesia merupakan bagian dari strategi memperluas pasar ekspor dan menarik investasi.

"Partisipasi Indonesia di CAEXPO 2025 adalah langkah strategis untuk menampilkan potensi nasional, mendorong ekspor, dan menarik investasi dari mitra dagang kawasan. Tahun ini, kami memperbesar skala partisipasi sekaligus merambah sektor baru yang mencerminkan kemajuan ekonomi digital Indonesia," ujarnya, Selasa (16/9/2025).

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag sekaligus Pimpinan Delegasi RI di CAEXPO 2025, Miftah Farid, menjelaskan bahwa konsep tiga paviliun memberikan panggung lebih luas bagi eksportir nasional. Paviliun Komoditas, dengan luas 2.900 m2, akan menampilkan produk unggulan Indonesia mulai dari makanan-minuman olahan, fesyen, aksesori, hingga dekorasi rumah.

"Dengan Paviliun Komoditas yang lebih luas, kami memfasilitasi maksimal pelaku usaha untuk mendapatkan eksposur dan kontrak dagang internasional," kata Miftah.

Selain itu, Paviliun Nasional (City of Charm) seluas 108 m2 akan menampilkan potensi perdagangan, investasi, pariwisata, dan budaya dari Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tapin. Sedangkan Paviliun Kecerdasan Buatan seluas 36 m2 akan menjadi debut Indonesia di sektor teknologi tinggi.

"Debut Paviliun Kecerdasan Buatan membuka peluang unjuk gigi bagi talenta digital Indonesia. Kami berharap ini bisa menjembatani ekosistem teknologi kita dengan pasar Tiongkok yang sangat besar dan dinamis," tambah Miftah.

CAEXPO merupakan pameran tahunan hasil kesepakatan China–ASEAN Free Trade Area (CAFTA) yang menjadi ajang promosi kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata, dan teknologi. Tiongkok saat ini tercatat sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, dengan nilai perdagangan kedua negara mencapai USD 136,59 miliar pada 2024 dan USD 83,87 miliar pada periode Januari-Juli 2025.

Editor: Gokli