Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Trade Expo Indonesia 2025 Siap Digelar, Target Transaksi Capai USD 16,5 Miliar
Oleh : Redaksi
Selasa | 16-09-2025 | 12:08 WIB
TEI-20251.jpg Honda-Batam
Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 15-19 Oktober 2025. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pameran dagang internasional terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, akan kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 15-19 Oktober 2025.

Dengan mengusung tema "Discover Indonesia's Excellence: Trade Beyond Boundaries", TEI 2025 ditargetkan menjadi etalase utama produk unggulan Indonesia untuk menembus pasar global.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan pentingnya TEI bagi pelaku usaha nasional. "TEI 2025 siap menyambut buyer internasional. Ini adalah ajang strategis untuk membangun jaringan bisnis, memperkuat citra produk Indonesia di mata dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor nasional," ujarnya, Senin (15/9/2025).

TEI 2025 akan menampilkan produk-produk terbaik Indonesia dalam tiga zona utama: makanan, minuman, dan produk pertanian; produk manufaktur dan jasa; serta fesyen, gaya hidup, dan dekorasi rumah. Pada penyelenggaraan ke-40 ini, pemerintah menargetkan transaksi sebesar USD 16,5 miliar dengan 1.500 peserta pameran, 5.000 buyer, dan 30 ribu pengunjung.

Tidak hanya pameran, rangkaian kegiatan juga akan memeriahkan TEI, mulai dari forum bisnis, seminar, talkshow, workshop, business matching, hingga penandatanganan nota kesepahaman dagang. Selain itu, penghargaan Primaniyarta Award bagi eksportir terbaik dan Primaduta Award untuk importir produk Indonesia juga akan kembali diberikan.

Tahun ini, TEI menghadirkan paviliun khusus UMKM bertajuk BISA Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor). Paviliun tersebut menjadi ruang promosi bagi UMKM binaan Kemendag yang produknya sudah terkurasi.

"UMKM lokal adalah jantung ekonomi kita. Produk UMKM kita punya daya saing untuk masuk pasar global. Kehadiran Paviliun UMKM BISA Ekspor memberi peluang lebih besar agar UMKM dikenal buyer internasional," jelas Mendag Budi Santoso.

Penyelenggaraan TEI 2025 diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar global, tetapi juga memperluas kesempatan ekspor, khususnya bagi UMKM yang berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Editor: Gokli