Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Airlangga Pastikan Pasar Modal Stabil, Investor Diminta Optimis di Tengah Dinamika Politik
Oleh : Redaksi
Senin | 01-09-2025 | 15:48 WIB
pasar-modal-aman.jpg Honda-Batam
Menko Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasar modal sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid meskipun diwarnai dinamika sosial politik.

Dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025), Airlangga menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan kuat.

"Secara fundamental, Indonesia mempunyai ketahanan yang solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal II tercatat 5,12 persen (yoy), dan PMI Manufaktur sudah kembali ke 51,5 persen. Ini ditopang ekspansi output dan permintaan baru," ujarnya.

Airlangga juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban peristiwa sosial pada akhir Agustus lalu. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional dan situasi kondusif agar roda perekonomian tetap bergerak.

"Meski ada gejolak jangka pendek, arah pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di jalur positif dan stabil," katanya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5 - 5,2 persen pada 2025. Untuk itu, sejumlah strategi ditempuh, mulai dari percepatan realisasi belanja negara, pemberian stimulus tambahan, hingga program yang mendorong konsumsi masyarakat. Beberapa inisiatif, seperti program Makan Bergizi Gratis, pariwisata, dan perumahan, juga dipercepat implementasinya.

Selain itu, Pemerintah membentuk Satgas Pencegahan PHK guna menjaga kesejahteraan pekerja. Airlangga menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan perlindungan kelompok rentan.

"Dengan semangat Indonesia Incorporated, menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional adalah tugas bersama seluruh bangsa," jelasnya.

Di sektor pasar modal, momentum positif tercermin dari IHSG yang sempat menyentuh all time high pada akhir Agustus. Airlangga memastikan komunikasi intensif dengan investor, emiten, dan pelaku pasar untuk menjaga kepercayaan.

"Cadangan devisa per Juli mencapai USD 152 miliar, impor-ekspor terjaga, dan sistem perbankan nasional sehat. Pemerintah memiliki kapasitas menjaga stabilitas ekonomi," tegasnya.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi, serta jajaran Kemenko Perekonomian dan Self-Regulatory Organization.

Editor: Gokli