Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BBNKB Baru 46,24 persen

Batam Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan, Target Rp 114 Miliar Hampir Tercapai
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 27-08-2025 | 18:08 WIB
Sosialisasi-Pajak11.jpg Honda-Batam
Pemerintah Kota Batam melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Upaya meningkatkan kesadaran pajak terus digencarkan Pemerintah Kota Batam melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kembali digelar dengan melibatkan perwakilan masyarakat dari sembilan kecamatan.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Bapenda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini berlangsung selama dua hari. Sosialisasi pertama dilaksanakan di Hotel Harmoni One, Senin (25/8/2025), dan berlanjut di Vista Hotel pada Selasa (26/8/2025). Khusus di Vista Hotel, hadir perwakilan masyarakat dari Kecamatan Lubuk Baja, Batu Aji, Sekupang, Sei Beduk, dan Batu Ampar.

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan Opsen PKB dan BBNKB sudah menunjukkan capaian positif. Dari target Rp 114,43 miliar untuk Opsen PKB pada 2025, per Agustus sudah terealisasi Rp 96,33 miliar atau 84 persen.

"Dengan progres ini, kami optimistis target 100 persen bisa tercapai pada akhir tahun," ungkap Azmansyah.

Namun, untuk Opsen BBNKB, capaian masih berada di angka 46,24 persen. Dari target Rp 171,72 miliar, baru terkumpul Rp 79,40 miliar hingga Agustus 2025. Menurut Azmansyah, realisasi BBNKB sangat dipengaruhi daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor.

Azmansyah menekankan, PKB dan BBNKB merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam. Karenanya, Bapenda terus berbenah dengan menghadirkan layanan berbasis digital untuk memudahkan masyarakat menunaikan kewajibannya.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Demi Hasfinul menegaskan bahwa optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB bukan semata mengejar pendapatan, melainkan juga meningkatkan tata kelola kendaraan bermotor di Batam.

"Pajak adalah sebab utama pembangunan bisa hadir. Optimalisasi opsen menandakan koordinasi antar instansi berjalan baik," ucap Demi yang hadir mewakili Wali Kota Batam.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Bapenda Kepri, Jasa Raharja, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri.

Kepala Bapenda Kepri, Abdullah, menuturkan pihaknya terbuka terhadap masukan masyarakat yang hadir. "Masukan dari wajib pajak inilah yang kami butuhkan. Semua akan jadi bahan evaluasi peningkatan layanan," ujarnya.

Abdullah menambahkan, Bapenda Kepri juga menyiapkan apresiasi bagi wajib pajak taat berupa door prize ibadah Umrah yang akan diundi pada November 2025.

"Kita akan berikan door prize, hadiah utamanya Umrah," katanya.

Dengan sosialisasi ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Karena kepatuhan pajak, selain menjaga stabilitas pendapatan daerah, juga menjadi kunci keberlanjutan pembangunan Kota Batam.

Editor: Yudha