Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bandara RHF Tanjungpinang Kembali Berstatus Internasional
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 13-08-2025 | 19:28 WIB
RHF-TPI21.jpg Honda-Batam
Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang resmi kembali berstatus internasional setelah terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) langsung menggelar rapat koordinasi di Ruang Kerja Gubernur, Gedung Daeng Celak, Dompak, Rabu (13/8/2025), untuk mematangkan persiapan operasional.

Rapat dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, perwakilan Kementerian Perhubungan, Imigrasi, Bea Cukai, Angkasa Pura Indonesia, asosiasi pariwisata seperti ASITA dan PHRI, serta perwakilan maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citilink.

"Kami melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun maskapai, untuk menyiapkan tahapan operasional. Ada kemungkinan dimulai dengan penerbangan carter sambil menghitung potensi pasarnya," kata Ansar.

Ia menyebut pasar utama yang disasar adalah wisatawan dari Korea, China, dan India yang selama ini masuk melalui Singapura. "Wisatawan dari tiga negara ini cukup banyak. Khusus China, kita sudah bebas visa ke sana, jadi kami berharap pemerintah pusat juga membebaskan visa bagi warga China yang berkunjung ke Kepri," ujarnya.

Menurut Ansar, fasilitas bandara telah siap karena sebelumnya pernah melayani penerbangan internasional. "Tinggal reaktivasi agar semua fungsi berjalan. Kami juga mendorong kebijakan visa kunjungan permanen, residen, pelajar, dan keluarga," tambahnya.

Ansar optimistis pasar China akan menjadi yang pertama terealisasi. Ia mengajak maskapai nasional dan internasional berkolaborasi agar penerbangan perdana segera terlaksana. "Kami ingin melepas penerbangan internasional perdana ini bersama-sama, sebagai semangat kebangkitan pariwisata Kepri," pungkasnya.

Editor: Yudha