Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemendikdasmen Luncurkan 'Kado HUT RI dari Presiden' untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Oleh : Redaksi
Sabtu | 09-08-2025 | 11:08 WIB
kado-HUT-RI.jpg Honda-Batam
Kemendikdasmen meluncurkan program 'Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru' di Jakarta, Rabu (6/8/2025). (Kemendikdasmen)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan program 'Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru' di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Program ini mencakup tiga bentuk bantuan, yakni insentif bagi guru non-aparatur sipil negara (Non-ASN), bantuan subsidi upah (BSU) bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nonformal, serta bantuan afirmasi kualifikasi S-1/D-4 untuk guru.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan peluncuran program ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru yang menjadi ujung tombak pendidikan nasional.

"Program-program tersebut merupakan terobosan pemerintah sekaligus kado Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk para guru. Dengan kado ini, para guru sebagai garda terdepan pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi, guna memperbaiki kualitas pembelajaran untuk kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter bangsa," ujar Mu'ti dalam sambutannya, demikian dikutip laman Kemendikdasmen.

Ia menjelaskan, program ini juga bagian dari pemenuhan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI, sekaligus komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan profesional guru. Tahun ini, pemerintah menyalurkan insentif pendidikan kepada 12.500 guru untuk menempuh studi S-1/D-4 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di 112 perguruan tinggi, dengan anggaran sebesar Rp 37,5 miliar.

Selain itu, sebanyak 341.248 guru non-ASN menerima insentif Rp 300.000 per bulan. Pada tahap pertama 2025, dana diberikan sekaligus untuk tujuh bulan senilai Rp 2,1 juta per guru dan langsung ditransfer ke rekening penerima. Hingga kini, realisasi transfer telah mencapai lebih dari 85 persen.

Pemerintah juga menyalurkan BSU bagi 253.407 guru PAUD nonformal, masing-masing sebesar Rp 300.000 untuk dua bulan, dengan total anggaran Rp 125 miliar yang telah ditransfer ke rekening guru.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam mempersiapkan program ini. "Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar besar mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ujarnya.

Kemendikdasmen menegaskan, ketiga bantuan ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk memperkuat layanan pendidikan, mendukung para pendidik, dan memastikan guru tidak berjalan sendiri dalam mengemban amanah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Editor: Gokli