Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kepri Pimpin Pertumbuhan Kredit di Sumatera, Jadi Motor Optimisme Sektor Keuangan
Oleh : Aldy
Selasa | 05-08-2025 | 12:28 WIB
0408_media-gathering-ojk_9383478.jpg Honda-Batam
(ki-ka) Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya; Kepala OJK Aceh, Daddy Peryoga, Kepala OJK Riau, Triyoga Laksito; Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi; Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien; Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra; dan Deputi Direktur OJK Sumut, Yovvi Sukandar (Moderator), dalam media gathering OJK Pusat bersama media se-Sumatra di Hotel Kebayoran Park, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025) malam. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatatkan kinerja paling unggul dalam sektor perbankan dan pembiayaan di Sumatera. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Mei 2025, pertumbuhan kredit di Kepri mencapai 11,65 persen secara tahunan (year-on-year), tertinggi di kawasan dan jauh melampaui rata-rata nasional sebesar 7,11 persen.

Capaian tersebut dipaparkan dalam media gathering OJK Pusat bersama media se-Sumatra di Hotel Kebayoran Park, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025) malam.

Koordinator OJK Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang juga menjabat sebagai Kepala OJK Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, menjelaskan Kepri juga mencatat rasio Loan to GDP tertinggi di Sumatera, yakni sebesar 23,22 persen. Angka tersebut mengindikasikan penetrasi pembiayaan yang cukup kuat, meskipun wilayah Sumatera secara keseluruhan masih tergolong underfunded dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

"Rasio ini menunjukkan bahwa sektor keuangan di Kepri memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penetrasi pembiayaan cukup dalam, bahkan dibandingkan provinsi-provinsi lain di Sumatera," jelas Khoirul.

Di sektor industri keuangan non-bank (IKNB), Kepri juga menunjukkan pertumbuhan positif, khususnya pada pembiayaan kendaraan bermotor dan perdagangan. Meskipun pertumbuhan tahunannya masih di bawah Aceh, Kepri bersama Riau dan Sumatera Barat mampu menjaga tren pertumbuhan yang konsisten.

Secara nasional, total penyaluran kredit di Sumatera mencapai Rp 665,8 triliun atau setara 9,57 persen dari total kredit nasional. Kontribusi terbesar berasal dari Sumatera Utara dan Riau, dengan Kepri memperkuat posisinya sebagai daerah dengan rasio kredit UMKM tertinggi di Sumatera.

"Kredit UMKM di Kepri terus bertumbuh, mencerminkan dukungan sektor jasa keuangan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah," ujar Khoirul.

Tak hanya mencatat pertumbuhan kredit yang tinggi, Kepri juga berhasil menjaga kualitas kredit. Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tercatat sebesar 2,52 persen, lebih rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, menegaskan sektor jasa keuangan di wilayahnya tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga aktif meningkatkan kapasitas UMKM. Ia menyebut, salah satu bank swasta akan menyelenggarakan pelatihan sertifikasi halal dan pembekalan ekspor bekerja sama dengan Food Security Agency dari Singapura.

"Kami terus dorong kolaborasi lintas negara untuk memperkuat kesiapan UMKM Kepri agar dapat bersaing di pasar ekspor," ujarnya.

Lebih lanjut, OJK Kepri juga menggandeng Sparkassen, lembaga keuangan asal Jerman, dalam program literasi keuangan bagi pelaku UMKM lokal. Program ini diharapkan meningkatkan pemahaman keuangan dasar serta kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Sinar juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok penghapusan kredit. Ia menegaskan bahwa OJK tidak pernah menjanjikan pemutihan utang secara sepihak.

"Jika ada pihak yang mengatasnamakan OJK dan menawarkan penghapusan utang, itu dipastikan hoaks. Masyarakat dapat melakukan verifikasi melalui call center 157 atau kantor OJK terdekat," tegas Sinar.

OJK juga terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas keuangan ilegal. Bersama Satgas PASTI --yang terdiri dari OJK, Kepolisian, Kejaksaan, dan BIN-- pihaknya berhasil mengidentifikasi satu entitas gadai ilegal di kawasan Batu Aji, Batam. OJK telah melayangkan surat kepada pihak terkait agar segera mengurus izin usaha sesuai regulasi yang berlaku.

Editor: Gokli