Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Edukasi Pasar Modal Masuk Komunitas Bikers, OJK Dorong Investasi Legal dan Logis di Kalangan Anak Muda
Oleh : Aldy
Senin | 04-08-2025 | 12:28 WIB
Inarnao.jpg Honda-Batam
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal terus memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui pendekatan komunitas.

Salah satu inisiatif terbaru adalah kegiatan Capital Market Goes to Community (CMGTC) yang melibatkan lebih dari 400 anggota komunitas bikers dari wilayah Jabodetabek.

Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-47 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia. Kegiatan diawali dengan Sunday Morning Ride (Sunmori) dari Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, menuju Idemitsu Motolounge di Jakarta Selatan, Minggu (3/8/2025).

Melalui program CMGTC, para peserta tidak hanya mengikuti konvoi motor, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai investasi aman dan bertanggung jawab di pasar modal. Mereka juga secara resmi terdaftar sebagai investor baru, tercatat dengan penambahan 452 Single Investor Identification (SID) baru.

"Generasi muda harus menjadi investor yang cerdas dan bijak untuk menghindari berbagai modus penipuan, seperti penggandaan uang, money game, atau janji bonus tinggi. Pegang prinsip 2L: Legal dan Logis. Pastikan investasi memiliki izin resmi dan imbal hasilnya masuk akal," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi.

Inarno menjelaskan bahwa saat ini jumlah investor pasar modal di Indonesia telah melampaui 17 juta orang, dengan sekitar 79 persen di antaranya berasal dari kelompok usia di bawah 40 tahun.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakteristik dan risiko instrumen investasi sebelum masyarakat memutuskan untuk menanamkan modal, guna menghindari kerugian akibat tawaran yang tidak rasional.

"Dengan kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pasar modal bersifat inklusif dan dapat dijangkau oleh semua kalangan yang memiliki komitmen untuk berinvestasi secara bertanggung jawab," tambah Inarno.

Sementara itu, CEO Indoclub Championship, Deny Wajonk, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan OJK dan SRO dalam membuka ruang edukasi keuangan kepada komunitas otomotif yang selama ini belum banyak disentuh. "Para bikers yang hadir hari ini sebagian besar adalah anak muda yang aktif dan produktif. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan bagi komunitas lain dalam menumbuhkan budaya investasi yang sehat," ujar Deny.

CMGTC membuktikan bahwa edukasi keuangan bisa dikemas secara kreatif dan menarik, menjangkau segmen masyarakat yang sebelumnya belum teredukasi secara langsung. Melalui pendekatan komunitas, OJK dan SRO ingin menanamkan kesadaran bahwa investasi bukan hanya milik kalangan tertentu, tetapi dapat diakses oleh siapa pun yang ingin tumbuh secara finansial dengan cara yang sah dan masuk akal.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari strategi OJK dalam memperkuat ekosistem pasar modal yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis partisipasi aktif masyarakat.

Editor: Gokli