Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

FSP BUMN Bersatu Beri Dukungan Penuh Kejaksaan Agung Berantas Korupsi di Pertamina
Oleh : Irawan
Senin | 28-07-2025 | 11:48 WIB
arief_Puyuono1.jpg Honda-Batam
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono mendukung pemberantasan korupsi di Pertamina oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mendapatkan dukungan penuh dari jajaran Direksi Pertamina saat ini.

"Tidak bisa dipungkiri strategi dan komitmen penuh dari Direktur Pertamina Simon Mantiri, patut diapresiasi dalam melakukan perubahan di tubuh Pertamina untuk benar benar merubah kinerja Pertamina yang selama ini seperti bebek lumpuh," kata Arief Puyuono dalam keteranganya, Senin (28/7/2205).

Dalam pandangannya, Pertamina kata Arief, seperti bebek lumpuh, yang secara harfiah menggambarkan keadaan seekor bebek yang terluka, tak berdaya dan jadi sasaran predator atau koruptor seperti Riza Chalid dan lainnya yang memangsa Pertamina

"Langkah Dirut Pertamina Simon dalam pengelolaan Pertamina yang bersih dari korupsi itu sebagai awal yang baik dalam mendukung keberhasilan Pertamina," ujarnya.

Yakni mencapai target PT Pertamina yang menargetkan produksi minyak perusahaan untuk tahun 2025 ini, mencapai 419 ribu barel per hari,

Selain itu, Pertamina juga menargetkan produksi minyak perusahaan untuk tahun 2025 ini mencapai 419 ribu barel per hari

"Program efisiensi dan optimalisasi kinerja.di Pertamina hanya akan berhasil jika tidak ada virus virus korupsi di Pertamina," tegasnya.

Menurut dia, Simon ke depan juga ingin Pertamina bisa mendukung pencapaian target nasional produksi migas 1 juta barrel per day di tahun 2030 atau lebih cepat.

"Ini sebuah tugas besar bagi simon dari Presiden Prabowo agar Pertamina dan kawan-kawan Pekerja di Pertamina memegang peranan penting di dalamnya. Bukan hanya untuk menjaga ketahanan energi, tapi juga untuk menjaga kedaulatan energi bangsa," katanya.

FSP BUMN Bersatu juga mengapresiasi Dirut Pertamina terkait komitmennya dalam mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) di seluruh lini operasional.

"Dimana dia berkomitmen Satu nyawa yang hilang tetaplah terlalu banyak. Zero fatality adalah target utama yang tidak boleh ditawar," katanya

Terkait langkah Kejagung yang sudah bekerja dengan luar biasa dalam mengungkap mega korupsi di Pertamina yang tidak pernah tersentuh, FSP BUMN Bersatu berkomitmen untuk mendukung Kejaksaan Agung dari anasir anasir jahat yang mencoba untuk menghalangi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

FSP BUMN Bersatu selama ini juga sudah memiliki kerjasama dengan Kejaksaan Agung dalam Pemberantasan Korupsi di BUMN

Editor: Surya