Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polsek Bulang Tanamkan Nilai Disiplin dan Anti-Bullying pada Siswa Baru SMA 11 Batam
Oleh : Irwan Hirzal
Jum\'at | 25-07-2025 | 12:08 WIB
MPLS-SMAN-11-Bulang.jpg Honda-Batam
Polsek Bulang turut ambil bagian dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 11 Kecamatan Bulang, Kamis (24/7/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Polsek Bulang turut ambil bagian dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 11 Kecamatan Bulang, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan edukatif yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, bersama jajaran Kanit Sabhara dan Kanit Intelkam.

Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan pemahaman hukum dan nilai-nilai karakter sejak dini agar mereka mampu menjalani kehidupan sekolah yang aman, tertib, dan berintegritas.

"Kami hadir di tengah generasi muda hari ini untuk memberikan pemahaman tentang bahaya kenakalan remaja, narkotika, dan bullying. Masa remaja adalah fase yang rentan, sehingga peran semua pihak --guru, orang tua, dan kepolisian-- menjadi sangat penting untuk membimbing mereka ke arah yang benar," ujar Iptu Adyanto Syofyan.

Kapolsek juga secara khusus menyoroti dampak serius dari bullying, baik secara fisik maupun psikologis. Ia menjelaskan korban perundungan berisiko mengalami penurunan kepercayaan diri, rasa terisolasi, hingga depresi. Oleh karena itu, ia mengajak para siswa untuk saling menghargai dan membangun lingkungan sekolah yang mendukung dan positif.

"Pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga para siswa. Mulailah dari diri sendiri untuk tidak menyakiti teman, dan selalu bangun konsep diri yang positif," tambahnya.

Tak hanya itu, dalam sesi tersebut Kapolsek juga menyampaikan informasi tentang Operasi Patuh Seligi 2025 yang tengah berlangsung dari tanggal 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas seperti pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm atau sabuk pengaman, serta pelanggaran lainnya.

"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Para pelajar dan guru juga diimbau untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas, demi keamanan semua pengguna jalan," tegasnya.

Kegiatan MPLS ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam upaya menanamkan disiplin, kepatuhan hukum, serta wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib hingga selesai pada pukul 10.00 WIB, disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa dan guru.

Dengan keterlibatan aktif Polri dalam dunia pendidikan, diharapkan nilai-nilai moral dan hukum semakin membumi di lingkungan sekolah, mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam karakter.

Editor: Gokli