Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Telkomsel Ingatkan Pelanggan Waspadai Penipuan Digital Berkedok Undian dan Kuota Gratis
Oleh : Aldy
Kamis | 24-07-2025 | 11:08 WIB
waspada-penipuan3.jpg Honda-Batam
Telkomsel mengeluarkan imbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap modus kejahatan siber yang mengatasnamakan perusahaan. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - Menyusul meningkatnya kasus penipuan digital yang menyasar pelanggan layanan seluler, Telkomsel mengeluarkan imbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap modus kejahatan siber yang mengatasnamakan perusahaan. Pelanggan diimbau tidak membagikan informasi pribadi seperti kode OTP (One Time Password), PIN, maupun Magic Link kepada siapa pun.

General Manager Consumer Business Region Sumbagteng Telkomsel, Fahmy Rojali, menegaskan seiring pesatnya pertumbuhan layanan digital, potensi ancaman keamanan siber juga meningkat. Oleh karena itu, edukasi terhadap pelanggan menjadi prioritas.

"Seiring meningkatnya adopsi layanan digital, risiko keamanan siber juga turut bertambah. Telkomsel terus mengedukasi pelanggan agar tidak memberikan informasi sensitif seperti OTP, PIN, maupun Magic Link kepada pihak lain. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk lebih berhati-hati dan segera melapor jika mengalami hal mencurigakan," ujar Fahmy, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/7/2025).

Telkomsel mencatat bahwa modus penipuan yang paling umum mencakup tawaran undian berhadiah, bonus kuota internet, atau tagihan gratis. Tawaran ini dikirim melalui SMS, panggilan telepon, aplikasi pesan instan, hingga situs palsu yang menyerupai laman resmi perusahaan.

Pelaku kejahatan berupaya mengelabui pelanggan untuk memperoleh data pribadi, yang kemudian digunakan untuk membajak akun seperti Veronika, MyTelkomsel, dan layanan digital lainnya. Telkomsel menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta kode OTP, PIN, atau Magic Link dalam bentuk apa pun kepada pelanggan.

Bagi pelanggan yang terlanjur memberikan informasi tersebut, risiko pembobolan akun sangat besar dan bisa menimbulkan kerugian finansial.

Sebagai bentuk perlindungan, Telkomsel menganjurkan pelanggan untuk mengambil langkah pencegahan berikut:

  • Menghentikan segera komunikasi dari nomor tidak dikenal yang mencurigakan.
  • Tidak mengklik atau membuka tautan mencurigakan.
  • Mengunduh aplikasi resmi Telkomsel hanya melalui Google Play Store atau App Store.
  • Mengakses informasi hanya melalui situs resmi www.telkomsel.com atau akun media sosial Telkomsel yang telah terverifikasi.

Jika pelanggan menemukan indikasi penipuan, Telkomsel membuka saluran pelaporan melalui beberapa kanal:

  • Call Center di nomor 188
  • SMS ke 1166 dengan format: PENIPUAN#NomorPelaku#IsiPesan
  • Email ke: cs@telkomsel.com
  • Media sosial resmi Telkomsel

Fahmy menambahkan, kolaborasi antara pelanggan dan operator menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem digital yang aman. "Kami percaya, dengan kerja sama aktif dari pelanggan, ekosistem digital yang aman dan nyaman dapat terus dibangun demi melindungi seluruh masyarakat Indonesia," tegasnya.

Editor: Gokli