Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dari Batam untuk Dunia

Anak-anak Global Indo Asia Harumkan Nama Indonesia di Eropa
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 09-07-2025 | 13:28 WIB
Global-Indo.jpg Honda-Batam
Anak-anak Global Indo Asia Children's Choir baru saja menorehkan prestasi gemilang dalam dua kompetisi paduan suara bergengsi di Eropa, mereka membawa pulang lima medali emas dan satu gelar Grand Champion dari dua negara berbeda. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Senja merambat di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Di antara derap kaki para penumpang yang pulang-pergi, sekelompok orang tua berdiri menanti, menahan haru sekaligus bangga. Senyum mengembang, mata berkaca-kaca. Mereka menyambut kepulangan para juara kecil yang baru saja mencatat sejarah di panggung dunia.

Tepat pukul 19.00 WIB, kapal yang membawa rombongan siswa Sekolah Global Indo Asia (SGIA) bersandar. Begitu pintu kaca imigrasi terbuka, sorak-sorai pun membahana. Para penumpang lain ikut terhenti, penasaran menyaksikan rombongan anak-anak berbaju seragam yang melangkah sambil menenteng koper.

Tak ada sambutan resmi dari pejabat pemerintah. Tak ada karpet merah atau panggung megah. Namun, penyambutan sederhana yang diwarnai kalungan bunga dan pelukan hangat justru terasa begitu istimewa. Karena di balik senyum mereka, terpatri kisah luar biasa: perjuangan anak-anak Batam yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di Eropa.

Anak-anak Global Indo Asia Children's Choir baru saja menorehkan prestasi gemilang dalam dua kompetisi paduan suara bergengsi di Eropa, mereka membawa pulang lima medali emas dan satu gelar Grand Champion dari dua negara berbeda. (Foto: Aldy)

Prestasi Bertubi-tubi di Dua Negara

Anak-anak yang tergabung dalam Global Indo Asia Children's Choir baru saja menorehkan prestasi gemilang dalam dua kompetisi paduan suara bergengsi di Eropa. Mereka membawa pulang lima medali emas dan satu gelar Grand Champion dari dua negara berbeda.

Di ajang Salzburg International Choral Celebration and Competition di Austria (26-30 Juni 2025), mereka meraih:

  • Juara 1 Kategori Paduan Suara Anak (Nilai: 25,67 - Diploma Emas Level VI)
  • Juara 2 Kategori Folklore (Nilai: 23,96 - Diploma Emas Level IV)
  • Grand Prix Champion (Juara Umum)

Tak berhenti di situ, pada The 13th Johannes Brahms Choir Competition and Festival di Wernigerode, Jerman (2-6 Juli 2025), mereka kembali menorehkan prestasi:

  • Juara 1 Kategori Paduan Suara Anak (Nilai: 25,11 - Diploma Emas Level V)
  • Juara 1 Kategori Pop and Jazz A Cappella (Nilai: 23,94 - Diploma Emas Level IV)
  • Penghargaan Khusus untuk Penampilan Terbaik Lagu Tradisional 'Janger'
  • Finalis Grand Prix

Sebanyak 45 siswa, mulai dari kelas 3 hingga kelas 10, didampingi para pelatih, guru, dan orang tua, menaklukkan dua panggung dunia hanya dalam waktu kurang dari dua minggu.

Anak-anak Global Indo Asia Children's Choir baru saja menorehkan prestasi gemilang dalam dua kompetisi paduan suara bergengsi di Eropa, mereka membawa pulang lima medali emas dan satu gelar Grand Champion dari dua negara berbeda. (Foto: Aldy)

Perjalanan Penuh Tantangan

Shika Fitrianinsih, salah satu orang tua, tak kuasa membendung air mata saat memeluk putrinya, Balqis Ixoraniah Bethell (Yoya), siswa kelas 6 SD. "Jerman itu bukan tempat dekat. Kekhawatiran saya memuncak saat mendengar mereka sempat tertahan di Doha. Tapi semuanya terbayar. Anak-anak pulang dengan selamat dan membawa kebanggaan," tutur Shika dengan suara bergetar, matanya berkaca-kaca.

Di balik gemerlap medali emas, ada kisah perjalanan yang tidak selalu mudah. Daniel Dasalak, Choir Director sekaligus Kepala Sekolah SMP SGIA, mengakui bahwa pencapaian ini sepenuhnya lahir dari kekuatan komunitas sekolah dan dukungan luar biasa dari para orang tua.

"Tak ada dana dari pemerintah. Semua murni dari orang tua, sponsor, dan yayasan. Tapi semangat anak-anak dan dukungan penuh dari keluarga membuat segalanya mungkin," ujar Daniel.

Ia mengungkapkan, sejak awal pihak sekolah telah menginformasikan rencana besar ini kepada Pemerintah Kota Batam. Meski tak ada bantuan finansial, doa dan dukungan moral dari pemerintah tetap mereka rasakan.

"Berkat campur tangan Tuhan, anak-anak bisa meraih prestasi sebesar ini. Meski perjalanannya panjang, semangat mereka tidak pernah padam. Bahkan semangat merekalah yang menjadi energi kami semua," tambah Daniel.

Bangga Bawa Budaya Indonesia

Sejak berdiri pada 2022 pasca pandemi, Global Indo Asia Children's Choir langsung mengukir prestasi, salah satunya di Singapore International Choral Festival 2023. Tahun 2024, mereka membawa pulang medali emas dan perak dari World Choir Games di Selandia Baru. Namun, capaian tahun 2025 menjadi puncak pembuktian: anak-anak Batam mampu bersaing sejajar dengan paduan suara dari Jerman, Polandia, Ghana, hingga Swedia.

Anak-anak Global Indo Asia Children's Choir tak sekadar tampil baik secara teknik, tetapi berhasil memikat hati para juri, terutama saat membawakan lagu tradisional Indonesia 'Janger'. (Istimewa)

Mereka tak sekadar tampil baik secara teknik, tetapi berhasil memikat hati para juri, terutama saat membawakan lagu tradisional Indonesia 'Janger'. "Kami tidak ingin anak-anak hanya sekadar mengejar piala. Kami ingin membentuk karakter, kerja keras, dan kebanggaan terhadap budaya sendiri," tegas Daniel.

Melangkah ke Panggung Dunia Selanjutnya

Prestasi di Eropa bukanlah akhir perjalanan. Daniel memastikan latihan akan terus berlanjut, karena target mereka selanjutnya adalah kompetisi paduan suara internasional di Swedia pada tahun depan.

Di tengah dunia pendidikan yang kerap bergantung pada dukungan pemerintah dan fasilitas mewah, kisah anak-anak Global Indo Asia menjadi bukti nyata bahwa dengan cinta, tekad, dan kebersamaan, anak-anak Indonesia bisa berdiri di panggung dunia --mengharumkan nama bangsa, dari pulau kecil bernama Batam.

Editor: Gokli