Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemerintah Genjot Sertifikasi Demi Pendidikan Berkualitas

Lebih dari 100 Ribu Guru Lolos Seleksi Administrasi PPG 2025
Oleh : Redaksi
Jumat | 04-07-2025 | 11:48 WIB
Dirjen-Nunuk1.jpg Honda-Batam
Dirjen GTKPG, Nunuk Suryani. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) Kemendikdasmen mengumumkan hasil seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Periode 1 Tahun 2025.

Dari proses seleksi daring yang digelar sejak 27 Mei hingga 17 Juni 2025, tercatat sebanyak 101.581 guru dinyatakan lolos seleksi administrasi. Guru-guru yang berhasil lolos dapat mengecek hasil seleksi melalui laman resmi https://ppg.dikdasmen.go.id dengan masuk ke akun masing-masing pada Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).

Dirjen GTKPG, Nunuk Suryani, mengungkapkan pemerintah terus berkomitmen mempercepat pemenuhan sertifikasi guru sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan tenaga pendidik.

"Sudah terjadi kemajuan yang signifikan. Pada 2023, jumlah guru yang belum tersertifikasi mencapai sekitar 1,6 juta orang. Hingga pertengahan 2025, angka tersebut menurun menjadi sekitar 1 juta guru. Ini menunjukkan komitmen pemerintah yang sangat besar untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru," ujar Nunuk Suryani di Jakarta, Rabu (2/7/2025), demikian dikutip laman Kemendikdasmen.

Nunuk menjelaskan, sertifikasi guru merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 8 tentang Guru dan Dosen, yang mewajibkan setiap guru memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, serta sertifikat pendidik, sekaligus sehat jasmani dan rohani.

"Kompetensi yang harus dimiliki meliputi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, yang diperoleh melalui Pendidikan Profesi Guru," terangnya.

Saat ini, pendaftaran PPG bagi guru yang belum pernah mengikuti program tersebut masih dibuka untuk guru negeri maupun swasta hingga 12 Agustus 2025. "Kami mengajak seluruh guru yang memenuhi persyaratan, tanpa terkecuali, agar segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini," tutur Nunuk.

Proses seleksi administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2025 mewajibkan para guru melakukan pemutakhiran data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), verifikasi dan validasi ijazah S1/D-IV melalui laman Info GTK, serta memilih bidang studi PPG yang sesuai dengan kualifikasi akademik atau bidang tugas, mata pelajaran, maupun kelompok mata pelajaran yang diampu. Semua langkah ini sesuai dengan ketentuan regulasi seleksi administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2025.

Pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2025 akan dilakukan secara bertahap. Proses pembelajaran akan dilakukan secara mandiri dan terstruktur melalui platform Ruang Guru Tenaga Kependidikan (RGTK).

"Oleh karena itu, kami imbau seluruh guru mengoptimalkan waktu yang tersedia demi keberhasilan dalam mengikuti seleksi administrasi hingga tuntas menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru," ujar Nunuk.

Nunuk berharap program ini dapat mempercepat proses sertifikasi guru demi mendukung strategi nasional peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. "Melalui Program PPG bagi Guru Tertentu, kami berharap dapat terus mendorong percepatan sertifikasi pendidik sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas dan pendidikan bermutu bagi semua," tutupnya.

Informasi lebih lanjut terkait program ini dapat diakses melalui laman https://ppg.dikdasmen.go.id.

Editor: Gokli