Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tuntut Status Permanen, Ribuan Buruh PT BBA Batam Center Mogok Kerja
Oleh : kli/dd
Selasa | 06-11-2012 | 07:57 WIB
Garda-Metal-FSPMI-aksi-solidaritas-di-PT-BBA.jpg Honda-Batam
Garda Metal terlihat memberikan solidaritas terhadap aksi mogok buruh PT BBA Batam Centre. (foto:kli/btd) 

BATAM, batamtoday - Sebanyak 1.165 buruh PT Bintang Bersatu Apparel (BBA) Batam Center menuntut menajemen PT BBA mengangkat dan menetapkan mereka menjadi karyawan tetap, dan mengakui keberadaan serikat pekerja di tubuh perusahaan.


Dua poin tuntutan buruh tersebut, disampaikan ribuan buruh PT BBA melalui aksi mogok kerja, Senin (4/11/2012) sore. Menariknya, aksi mogok buruh PT BBA mendapat dukungan solidaritas dari puluhan Garda Metal FSPMI Kota Batam.  

Melalui aksi mogok, ribuan buruh mendesak manajemen PT BBA untuk segera memenuhi tuntutan mereka. Jika tidak, maka aksi mogok damai tersebut akan berubah menjadi aksi demo yang dapat menimbulkan kericuhan antara buruh dengan pihak menajemen.

Ahyani, ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) FSPMI di PT BBA, kepada batamtoday mengatakan, aksi mogok kerja seribu lebih buruh sudah dimulai sejak Jumat (2/11/2012) kemarin. Namun, pada saat itu aksi mogok yang dilakukan buruh masih spontan lantaran perundingan antara perwakilan buruh dengan pihak menajemen tidak ada kesepakatan.

"Tuntutan kami hanya dua, yakni semua buruh di PT BBA harus diangkan menjadi karyawan tetap, dan pihak menajemen harus mengakui keberadaan serikat kerja di tubuh perusahaan," katanya.

Ditambahkan, pada perundingan kedua, pada Sabtu (3/11/2012), pihak menajemen PT BBA juga belum bersedia menyetujui tuntutan buruh. Namun begitu, pihak menajemen berjanji akan mengadakan perundingan ketiga pada Rabu (7/11/2012) mendatang.

Pengunduran waktu perundingan yang terlalu lama, dinilai Ahyani sebagai pemicu emosi semua buruh. Sehingga, sejak hari ini seribu lebih buruh di PT BBA mengadakan aksi mogok total.

Dan sesuai dengan surat pemberitahuan yang mereka layangkan ke pihak terkait, dalam hal ini Disnaker Batam, PT BBA dan Polisi, aksi mogok tersebut akan berlangsung selama tiga bulan berturut-turut.

"Aksi mogok akan terus kami lakukan sebelum tuntutan dipenuhi oleh PT BBA. Bahkan, waktu aksi mogok ini akan kami tambah bila kedua poin tuntutan buruh tak dipenuhi pihak menajemen," ancamnya.

Seperti diketahui, PT BBA yang bergerak dalam produksi garmen ini sejak berdiri beberapa tahun silam hingga saat ini belum mempunyai karyawan tetap. Semua buruh produksi masih bekerja secara kontrak. Bahkan, ada juga ratusan buruh yang sudah dikontrak berkali-kali tapi belum diangkat menjadi karyawan permanen.

Menunggu perundingan yang akan digelar pada Rabu (7/11/2012) mendatang, buruh PT BBA masih bertahan di depan perusahaan. Ribuan buruh ini akan nongkrong di lokasi perusahaan hingga 24 jam setiap harinya.