Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polisi Belum Ketahui Identitas Mayat Pria Misterius
Oleh : ali/dd
Sabtu | 27-10-2012 | 15:34 WIB

BATAM, batamtoday - Hingga saat ini, pihak kepolisian khususnya Sat Pol Polair Polresta Barelang belum bersedia memberikan keterangan terkait temuan sesosok mayat misterius yang diduga korban pembunuhan.


Mayat pria misterius itu diduga merupakan korban pembunuhan dikarenakan, dari jasad korban masih didapati rantai besar, tangan terikat serta mata ditutup dengan lakban. Pada saat ditemukan, seluruh kulit korban sudah terkelupas termasuk usus korban sudah terburai. Ditambah lagi, tidak adanya sehelai rambut, serta kepala korban sudah berbentuk tengkorak.

Kasat Polair Polresta Barelang, Kompol Didik Erfianto yang dikonfirmasi batamtoday  mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah pria misterius itu merupakan korban pembunuhan.

"Kami belum dapat hasilnya dari kedokteran. Kami cuma evakuasi dan antar mayat saja," ujarnya sembari menyarankan agar wartawan menghubungi Kasat Reskrim Polresta Barelang maupun menunggu hasil dari kedokteran forensik kepolisian dan RSOB, Sabtu (27/10/2012).

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria misterius ditemukan mengapung di salah satu keramba milik warga di sekitar Pulau Tunjuk, Kecamatam Nongsa, sekitar 07.00 WIB, Sabtu (27/10/2012). 

Jasat yang belum diketahui identitasnya ini diperkirakan polisi sudah meninggal sejak 3-4 hari yang lalu dengan kondisi sudah membusuk dengan usus terburai.

Pengamatan batamtoday, setelah mayat berada di Pelabuhan Telaga Punggur, diketahui pria misterius tersebut menggunakan celana jeans biru dengan rantai kapal terikat di pinggangnya, serta kedua tangan yang terikat di belakang dengan kabel dan kedua mata yang dililit tanpa mengenakan baju.

Korban ditemukan oleh salah satu nelayan setempat, Usman. Warga lainnya yang mengetahui setelah temuan tersebut tidak berani mendekat di lokasidan dilaporkan ke ketua RT setempat.

Kanit Nongsa Iptu Suwitno belum dapat memberikan keterangan apakah mayat korban pembunuhan.

"Kita belum dapat memberikan keterangan, saat ini ditangani oleh Sat Polair Polresta Barelang dan tengah dilakukan visum di RSOB," ujarnya.

Namun, menurut petugas identifiikasi, diprediksi sementara waktu ini mayat sudah membusuk sekitar 3-4 hari yang lalu.

"Sementara sekitar 3 atau 4 hari yang lalu sudah meninggal," pungkasnya.