Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Menteri se-Asia Bahas Pengurangan Risiko Bencana di Yogya
Oleh : dd/mdk
Selasa | 23-10-2012 | 10:58 WIB
sby-afp.jpg Honda-Batam
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

YOGYAKARTA, batamtoday - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membuka Konferensi kelima Tingkat Menteri se-Asia untuk Pengurangan Risiko Bencana (Fifth Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction-AMCDRR) di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Selasa (23/10/2012).


Menurut keterangan tertulis Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pertemuan itu diselenggaran untuk membahas dampak dan kerugian bencana di seluruh kawasan Asia.

Tahun lalu, kata dia, negara-negara Asia mendominasi daftar negara-negara yang terkena dampak bencana paling tinggi di dunia. Dari total 302 bencana besar, 137 bencana terjadi di Asia dan mengakibatkan kerugian ekonomi lebih dari USD 294 miliar dari total estimasi USD 366 miliar.

Selain itu, peristiwa banjir yang luas telah mengganggu penghidupan jutaan penduduk, terutama di Thailand, Filipina, Pakistan, dan China.

Seusai menghadiri acara tersebut, Presiden akan bertolak menuju Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa siang. Di Balikpapan, Presiden Yudhoyono rencananya meresmikan delapan proyek.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak sebelumnya mengatakan bahwa delapan proyek itu tersebar di sejumlah daerah di provinsi itu, baik proyek yang siap dioperasikan penggunaannya maupun proyek yang siap dilakukan pembangunannya.

Rinciannya adalah dua proyek yang siap dioperasikan, yakni Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPK) Karingau di Kota Balikpapan dan Bandar Udara (Bandara) Kalimarau di Kabupaten Berau. Sedangkan enam proyek lainnya adalah akan diresmikan pembangunannya, yakni perluasan terminal pada Bandara Sepinggan di Balikpapan, Bandara Samarinda Baru (BSB) di Samarinda, dan pembangunan Jembatan Kembar Mahakam di Kota Samarinda.

Berikutnya adalah peresmian dimulainya pembangunan (ground breaking) pabrik Pupuk Kaltim (PKT)-5 di Kota Bontang, pabrik industri kimia di Kecamatan Maloy, Kabupaten Kutai Timur, dan pembangunan Centralized Crude Terminal (CCT ) atau terminal minyak mentah di Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Peresmian proyek itu direncanakan dilakukan secara simbolis oleh Presiden di TPK Karingau, Balikpapan.

Kepala Negara beserta rombongan dijadwalkan kembali menuju Jakarta pada Rabu siang (24/10/2012).