Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bakorkamla Harapkan Penanganan Informasi di Laut dapat Terstruktur
Oleh : hz/dd
Rabu | 17-10-2012 | 12:33 WIB
bakorkamla-1.jpg Honda-Batam
Peserta Rapat Koordinasi Teknis Bidang Informasi Bakorkamla RI foto bersama.

BATAM, batamtoday - Guna mempererat tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari seluruh stake holder di dunia kemaritiman, Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Infomasi yang dilaksanakan di Hotel Harmoni One, Rabu (17/10/2012).


Dengan mengambil tema "Melalui help desk informasi, kita wujudkan percepatan, penyeragaman, kerahasiaan dan kemudahan pertukaran informasi demi keberhasilan pelaksanaan tugas keamanan, keselamatan serta penegakan hukum di laut" Bakorkamla mengharapkan dapat membangun struktur penanganan informasi di laut.

"Dengan kegiatan ini kita bisa memperat antar stake holder sehingga dapat membangun suatu struktur penanganan informasi kemaritiman di Indonesia," ujar Kalakhar Bakorkamla, Laksamana Madya Bambang Suwarto dalam jumpa pers kepada wartawan.

Misalnya, lanjut Bambang, jika terjadi suatu kejadian di laut, setelah mendapatkan informasi tersebut siapa saja stake holder yang berada dekat dengan lokasi kejadian bisa langsung menangani masalah itu.

"Inilah pentingnya membangun informasi sesama stake holder, jadi penanganan kasusnya dapat selesai dilakukan secepatnya," kata Bambang.

Bambang mencontohkan pihak Bea dan Cukai (BC) tak hanya mengurusi masalah kepabeanan saja, tetapi juga bisa melakukan penanganan masalah jika terjadi suatu kejadian di laut.

Dari patroli rutin yang dilaksanakan selama ini, terjadi penurunan tindak kriminal di laut Indonesia selama tahun 2012 ini berkat kerjasama antara stake holder yang ada.

"Di wilayah barat misalnya, di perairan Natuna angka kriminalitas di laut seperti penangkapan ikan ilegal dan perompakan kapal sangat menurun drastis," jelasnya.

Dalam menjaga keamanan laut di wilayah Indonesia, Bakorkamla masih menggunakan sarana dan prasana dari masing-masin stake holder, namun kedepan Bakorkamla akan melanjutkan pengadaan fasilitas untuk memenuhi tugasnya.

Guna pengadaan fasiltas tersebut, saat ini sedang disiapkan dua kapal patroli 48 meter untuk menambah armada dalam melakukan pengawasan di wilayah laut Indonesia.

"Biaya per kapal mencapai Rp 58 miliar, dan pengerjaannya dilakukan dari Indonesia sendiri," pungkasnya.