Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Di Tangan Wali Kota Rudi, Batam Menjelma Jadi 'Smart City'
Oleh : Opini
Selasa | 16-04-2024 | 08:20 WIB
1604_jayadi-nur_092392348348.jpg Honda-Batam
Teuku Jayadi Noer, pemerhati sosial dan pemerintahan bermestautin di Batam.

Oleh Teuku Jayadi Noer

HARI Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1445 Hijriah, ribuan warga Kota Batam beramai-ramai bersilaturahmi ke kediaman Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, H. Muhammad Rudi, di Perumahan Rosedale Blok F No. 12 Batam Center. Mereka berdatangan dari berbagai wilayah Kota Batam. Bahkan, sebagian dari mereka datang dari Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga dan wilayah lain Provinsi Kepri.

Momentum silaturahmi Idul Fitri itu tidak hanya satu hari saja yang digelar Rudi dan istrinya, Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina. Keesokan harinya, Kamis 2 Syawal 1445 Hijriah, ajang silaturahmi halal bi halal itu juga digelar di rumah pribadi Rudi. Selama dua hari itulah, Rudi dan Marlin menyambut hangat ribuan warga Batam dan warga dari daerah lain Provinsi Kepri.

Pergerakan warga Batam dari berbagai kawasan ke kediaman Rudi-Marlin tidak menemui hambatan sama sekali. Karena akses jalan utama maupun jalan lingkungan perumahan warga Batam telah terkoneksi dengan baik. Bahkan, sejumlah ruas jalan telah diperluas dan diperlebar.

Termasuk, membuat 'sodetan' pengurai titik kemacetan lalu lintas. Yaitu, pembangunan Fly Over Sei Ladi Batam yang dimulai Senin, 4 Maret 2024. Hasil kerja keras Rudi selama 9 tahun memimpin Batam itulah yang dinikmati warga Kota Batam pada hari raya Idul Fitri itu.

Tentu saja, 9 tahun Rudi memimpin Batam tidak hanya terbukti berhasil membangun infrastruktur kelas dunia. Tetapi, Rudi juga sukses mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan sehari-hari. Tujuannya, untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Batam.

Capaian 9 tahun pemerintahan Rudi itu juga telah diapresiasi dan diakui oleh berbagai pihak. Yang terbaru, Jumat 8 Maret 2024 lalu, Rudi mendapat penghargaan Indonesia Global Award 2024 sebagai 'The Best Figure of Indonesia 2024'.

Tahun lalu, Jumat 24 Februari 2023, Rudi juga berhasil meraih penghargaan 'Visioner Leader of Indonesia 2023-ASIA Leaders Awards 2023' yang ditaja ASIA Global Council didukung oleh Intelli Education Group, Innovatin and Performance. Serta deretan penghargaan dan apresiasi lain sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian kinerja Rudi sebagai Walikota Batam dan Kepala BP Batam.

Pencapaian prestasi lain yang telah ditorehkan Rudi adalah bidang ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata. Seperti yang diungkapkan Pengamat politik dari Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI), Rahmayanti Kusumaningtyas, dari temuan survei, terbukti selama 9 tahun ini, Batam berhasil tumbuh sebagai lokomotif perekonomian Provinsi Kepri. Menurut data, pada tahun 2022 dan 2023, ekonomi Batam tumbuh 6,84 persen dan 7,04 persen.

Tidak hanya pencapaian bidang ekonomi, bisnis, pariwisata dan pemerintahan saja yang Rudi torehkan dengan gemilang. Tapi juga capaian di bidang politik. Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 ini, sebagai Ketua Partai NasDem Provinsi Kepri, Rudi berhasil mengantarkan 10 orang kader terbaiknya menjadi anggota DPRD Kota Batam. Mereka itu adalah, Arlon Veristo, Rival Pribadi, Yefri, Muhmammad Kamaluddin, Muhammad Dycho Barcelona

Kamaruddin, Jelvin Tan, Asnawati Atiq, Taufik Muntasir (Ace) dan Muhammad Putra Pratama Jaya. Dengan pencapaian itu, maka praktis Partai NasDem menjadi juara pertama perolehan kursi di DPRD Kota Batam.

Lalu, prestasi politik lainnya juga diraih Rudi di DPRD Kabupaten Lingga dengan mendudukkan 11 orang kader terbaiknya. Boleh dikatakan, Partai NasDem menang mutlak di DPRD Kabupaten Lingga. Karena dari 25 kursi anggota DPRD Kabupaten Lingga, 11 kursi untuk anggota Partai NasDem.

Di DPRD Provinsi Kepri, Partai NasDem berhasil meraih 7 kursi untuk kader terbaiknya. Yaitu, Bobby Jayanto, Khazalik, Jusrizal, Suhadi, Lik Khai, Muhammad Musofa dan Afrizal Dahlan. Tak lupa, Rudi juga berhasil mempertahankan kursi anggota DPR RI Partai NasDem dari Provinsi Kepri. Tentunya, semua prestasi politik Rudi itu tidak diabaikan begitu saja oleh DPP Partai NasDem. Sudah pasti segala pencapaian itu akan mendapat apresiasi dan dicatat sebagai capaian gemilang.

Maka, sebagai 'otak' di balik capaian lokomotif pertumbuhan ekonomi Kepri, Rudi pastilah sudah sangat paham bagaimana jurus dan strategi memajukan sebuah kota. Bagaimana blue print membangun kota tujuan investasi asing dan domestik, serta daerah tujuan wisata primadona di Indonesia bagian barat itu. Dengan modal itu, tak heran jika berbagai kalangan dan organisasi masyarakat di Batam dan daerah lain di Provinsi Kepri memberikan dukungannya kepada Rudi untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur Kepri.

Harapan mereka, Rudi akan dapat melakukan 'copy-paste' strategi membangun Batam menjadi kota tujuan investasi, pariwisata dan komunikasi. Masyarakat Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas dan Natuna juga sangat ingin kota mereka bertumbuh seperti Batam. Sebuah harapan yang wajar, bukan. Tentunya, mereka sudah melihat bukti dari pencapaian yang telah dilakukan Rudi selama 9 tahun membangun Batam.

Dengan berbagai capaian Rudi membangun Batam selama sembilan tahun ini, tak heran jika Batam menjelma menjadi 'Smart City'. Yaitu, kota cerdas yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Jadi, bukan tidak mungkin, dalam waktu tidak lama lagi, PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) akan memasukkan Batam ke dalam deretan kota maju dunia. Seperti yang dilakukan WHO, menobatkan Madinah sebagai kota dunia. Madinah to the World.

Semoga!

Penulis adalah Pemerhati Sosial dan Pemerintahan bermestautin di Batam