Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lagi, Pencuri Sasar Kawasan Green Town
Oleh : hz/dd
Sabtu | 29-09-2012 | 11:35 WIB
tkp-greentown.gif Honda-Batam
Rumah di Green Town yang menjadi sasaran aksi pencuri, dini hari tadi.

BATAM, batamtoday - Kasus pencurian brankas yang terjadi di PT Prospenta Nusa Pratama masih belum ada titik terang, kembali aksi pencurian kembali terjadi di Komplek Green Town, Bengkong, Sabtu (29/9/2012) sekitar pukul 3.30 WIB.


Dua orang pelaku yang bersenjatakan parang ini mendatangi ke rumah milik korban Tika Kartika (52) yang berada di blok A/6 dari arah belakang, dan masuk melalui jendela belakang dengan mencongkel menggunakan linggis.

Setelah berhasil masuk, pelaku langsung berpapasan dengan korban yang hendak ke dapur. Tanpa basi-basi pelaku langsung menodongkan parang ke leher korban sehingga korban tak bisa berbuat apa-apa.

Pelaku lantas meminta korban untuk menunjukan tempat menyimpan barang-barang berharga, takut nyawanya terancam korban langsung membawa ke kamar yang berada di lantai dua.

Dari kamar milik korban, pelaku berhasil mengambil tas yang dalamnya terdapat uang tunai jutaan rupiah, tiga unit handphone dan 15 unit jam tangan. Sebelum kabur pelaku sempat memukul korban pada bagian kepala dan kakinya.

"Sebelum kabur pelaku sempat memukul korban pada bagian kepala dan kakinya," ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Ipda Holoan Situmorang kepada batamtoday.

Aksi itu, lanjut Holoan, baru diketahui pihak keluarga setelah pelaku kabur, sebab korban tak berani sedikitpun berteriak untuk mendapatkan bantuan.

Disinggung batamtoday, apakah pelaku menggunakan sebo ketika beraksi, Holoan menjelaskan dari keterangan saksi, pelaku tak menutup muka saat beraksi.

"Dari keterangan korban, pelaku tak memakai sebo saat beraksi. Ciri-ciri pelaku sudah kita dapat dari keterangan korban," lanjutnya.

Sementara itu, menurut keterangan dari salah satu keluarga, akibat peristiwa ini korban terpaksa dilarikan ke RSOB untuk mendapatkan pertolongan medis karena dianiaya pelaku.

"Ibu tadi dibawa ke RSOB, akibat dipukul pelaku pada bagian kepala dan kakinya," katanya.

Disinggung berapa kerugian atas peristiwa ini, dia mengatakan belum bisa memastikan berapa besar tapi mencapai puluhan juta rupiah.

"Kalau ditaksir lumayan lah mas, bisa mencapai puluhan juta," lanjutnya.

Pantauan batamtoday, tim buser Polsek Bengkong dan tim identifikasi Polresta Barelang sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian.