Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PBB Tidak Berkaitan dengan Sertifikat
Oleh : khn/dd
Sabtu | 29-09-2012 | 09:50 WIB
karimun-kepala-KPP.gif Honda-Batam
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Balai Karimun, Eka Sila Kusna Jaya.

KARIMUN, batamtoday - Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bukanlah bukti kepemilikan lahan. Bahkan SPPT PBB tidak memiliki kaitan dengan Sertifikat Lahan. Sehingga setiap orang yang memiliki dan atau menguasai dan atau mendapatkan manfaat dari tanah tersebut, wajib membayar PBB.


Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Balai Karimun, Eka Sila Kusna Jaya kepada batamtoday, Jum'at (28/9/2012) kemarin.

Menurutnya, penafsiran yang kurang tepat di tengah masyarakat, tentang SPPT PBB harus diluruskan. Sebab setiap masyarakat diberi kesempatan ikut berperan serta memberikan kontribusi, terhadap pembiayaan penyelenggaraan negara.

"Pajak itu unik. Mulai dari orang miskin sampai Presiden, wajib membayar pajak. Namun khusus PBB, dibebankan kepada mereka yang memperoleh manfaat, atas tanah dan atau bangunan tersebut," terangnya.

Dijelaskan, ada dua cara untuk menetapkan besaran nilai pajak PBB. Pertama dengan kesadaran wajib pajak mendaftarkan tanah dan bangunannya ke KPP Pratama setempat. Kemudian yang kedua, diperoleh dari hasil pendataan, yang dilakukan petugas dan didampingi RT, RW dan Lurah setempat.

"Petugas pendataan akan mengisikan formulir, sesuai dengan pernyataan subjek pajak. Setelah itu, data dimasukkan ke Computer Assistant Value dan akhirnya keluarlah SPPT PBB," terangnya

Namun katanya lagi, paling lambat 1 Januari 2014 mendatang, penetapan, mekanisme serta teknis pembayaran PBB diserahkan kepada Pemerintah setempat.

"Nantinya nilai PBB masing-masing Kabupaten/Kota se-Indonesia berbeda beda. Sebab zona nilai tanah, dimasing-masing daerah akan berbeda. Bahkan pemerintah daerah, berhak tidak memungut biaya PBB kepada warganya, asalkan daerahnya memiliki potensi Pendapatan yang lebih besar dari yang lain," terangnya mengakhiri.