Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Aliansi Buruh Desak Pemko Batam Turut Tuntaskan Laka Kerja di PT PaxOcean dan PT Alusteel
Oleh : Aldy
Selasa | 14-03-2023 | 12:40 WIB
usut-laka-kerja.jpg Honda-Batam

PKP Developer

Aliansi buru yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam, Jalan Engku Putri, Batam Center, Selasa (14/3/2023). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aliansi buru yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam, Jalan Engku Putri, Batam Center, Selasa (14/3/2023).

Aliansi buruh ini mendesak Pemerintah Kota Batam untuk turut serta mengusut tuntas kasu kecelakaan kerja yang menelan nyawa pekerja di PT PaxOcean dan PT Alusteel Engineering, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, yang terjadi baru-baru ini.

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC-FSPMI) Batam, Yapet Ramon, menyampaikan agar Pemko Batam tidak selalu melempar kasus kecelakaan kerja yang menghilangkan nyawa pekerja kepada Provinsi Kepri, dalam hal ini UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepri di Batam.

"Pemko Batam jangan tinggal diam dalam persoalan hilangnya nyawa buruh di PT Pax Ocean dan PT Alusteel, karena Pemko Batam ikut menikmati hasil dari pajak kaum buruh," tegas Ramon.

Selain itu, Ramon juga meminta tim khusus dalam mengusut terkait lemahnya, pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K-3).

Lanjutnya, sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi sudah selayaknya dalam menerima investor untuk berinvestasi, memperhatikan permasalahan K-3. Hal itu, harus disampaikan secara komperhensif kepada calon investor.

"Kami mendukung investasi, karena itu akan berdampak positif bagi kaum buruh, tetapi terkait K-3, harus menjadi prioritas yang disampaikan ke investor," ucap Ramon.

"Kami juga meminta kepada Pemko Batam untuk memanggil Maincon dan Subcon dari PT Pax Ocean dan PT Alusteel, agar permasalahan ini bisa dituntaskan," pintanya.

Editor: Gokli