Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PAN Kepri Optimis KIB Bisa Bawa Perubahan untuk Indonesia
Oleh : Putra
Minggu | 26-06-2022 | 12:34 WIB
sekretaris_dpw_pan_keprib.jpg Honda-Batam
Sekretaris DPW PAN Kepri Edward Brando (Foto: Putra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kepulauan Riau (Kepri), Edward Brando optimis dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan PPP.

Dijelaskannya, terdapat 3 aspek yang dibicarakan dalam musyawarah atau silaturrahmi antara ketiga partai di KIB. Diantaranya yakni masalah Pilpres, Pileg dan Pilkada Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

Ia optimis karena KIB jadi koalisi pertama yang terbentuk di Indonesia, sementara di partai-partai lainnya masih terjadi tarik-menarik juga tengah melalukan proses penjajakan.

"Belum ada satu koalisi yang terbentuk selain KIB, karena menciptakan koalisi itu tidak gampang. Di situ kita optimis karena di tingkat DPP kita sudah satu persepsi. Sementara dari teman kita (partai) yang lain di luar koalisi masih dalam penjajakan," kata Edward saat ditemui usai acara silaturrahmi KIB di Kota Batam, Jumat (24/6/2022) malam.

Ketiga partai koalisi ini, lanjut Edward tidak ada egosentris di dalamnya dan semuanya berfokus pada kebutuhan masyarakat secara umum di Indonesia.

"Kita di KIB ini sangat rasional dengan kebutuhan masyarakat. Jadi tentu kami semua sangat antusias menyambut koalisi ini dan siap memakannya," ujarnya.

Edward yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam itu mengungkapkan bahwa sejauh ini, strategi KIB menuju atau jelang pesta demokrasi di 2024 nanti patut dicermati. Pasalnya belum ada satu pun nama capres yang diusung oleh koalisi.

Namun isu yang beredar terkini, ada beberapa nama yang langsung tak masuk dalam radar KIB, diantaranya pasangan Prabowo Subianto, Muhamin Iskandar (Cak Imin), Anies Baswedan hingga Ganjar Pranowo.

"Intinya saya optimis Koalisi KIB ini dapat membawa perubahan baik untuk Indonesia," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, KIB juga membuka peluang dan tidak menutup kemungkinan untuk menarik tokoh di luar KIB. KIB saat ini dikabarkan membuka komunikasi dengan Partai NasDem, sementara PDI-P sebagai partai penguasa berpeluang gabung dalam KIB.

Editor: Surya