Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Buka Uji Kompetensi Dosen di KADIN Jatim, Ketua DPD Tekankan Pentingnya SDM Unggul
Oleh : Irawan
Selasa | 24-11-2020 | 13:20 WIB
la_nyalla_unesa1.jpg Honda-Batam
Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti di Unesa (Foto: DPD RI)

BATAMTODAY.COM, Surabaya - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti membuka secara resmi pelatihan dan uji kompetensi dosen yang diselenggarakan KADIN Institute bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). LaNyalla pun berbicara soal pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk menghadapi kompetisi global.


"Sumber Daya Manusia yang unggul sejalan dengan tujuan menciptakan Indonesia unggul. Karena SDM suatu bangsa, adalah wajah bangsa itu sendiri," ujar LaNyalla saat memberi sambutan dalam pelatihan dan uji kompetensi dosen di Gedung KADIN Institute, Surabaya, Senin (23/11/2020).

LaNyalla menyebut, tagline SDM Unggul, Indonesia Maju, telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2019 lalu.

"Presiden Jokowi menegaskan, bahwa pembangunan infrastruktur tanpa dibarengi dengan pembangunan kualitas SDM, akan timpang. Sebaliknya juga begitu, pembangunan SDM tanpa difasilitasi oleh infrastruktur yang memadai, juga akan terhambat," tutur LaNyalla.

Mantan Ketua Umum KADIN Jatim itu pun menyebut peningkatan SDM itu bisa dilakukan salah satunya melalui pelatihan dan uji kompetensi dosen seperti yang dilakukan oleh KADIN Institute dan Unesa. LaNyalla mengatakan, kompetisi global mengharuskan kompetensi sebagai modal bagi tenaga kerja.

"Hari ini, kita menyaksikan salah satu proses peningkatan mutu SDM Indonesia. Melalui kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Dosen, yang diselenggarakan atas Kerjasama KADIN Institute dengan Universitas Negeri Surabaya," urainya.

"Kompetisi global memaksa kompetensi Sumber Daya Manusia di pasar tenaga kerja menjadi sangat keras. Sehingga menuntut kompetensi SDM yang lebih produktif dan berkualitas di berbagai bidang," imbuh LaNyalla.

Ketua DPD pun menyinggung mengenai persyaratan bagi dosen dan tenaga pendidik untuk memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi. Seperti tertuang dalam Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi.

"Karena itu saya mendukung kegiatan hari ini yang digelar atas kerjasama KADIN Institute dan Universitas Negeri Surabaya, sebagai jawaban atas kebutuhan tersedianya SDM Unggul Indonesia, baik para pendidik, maupun output anak didiknya," kata LaNyalla.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla mengingatkan, persaingan dunia yang semakin ketat dan disrupsi di berbagai bidang membutuhkan kualitas SDM yang tepat. Ia menyebut, SDM Indonesia harus kompetitif dalam karakter yakni SDM yang pekerja eras, jujur, kolaboratif, solutif dan enterpreneurship.

"SDM kita harus kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan menguasai the emerging skills, yang mampu mengisi the emerging jobs, dan inovatif serta mampu membangun the emerging business. Kita butuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat kita bisa melompat dan mendahului bangsa lain," urai senator asal Dapil Jatim itu.

LaNyalla mengatakan, Indonesia membutuhkan terobosan-terobosan jalan pintas yang cerdik, mudah, dan cepat. Hal tersebut harus bersamaan dengan tersedianya SDM yang tidak melupakan jati dirinya sebagai warga Indonesia.

"Kita butuh SDM unggul yang berhati Indonesia, dan berideologi Pancasila. Kita butuh SDM unggul yang toleran, yang berakhlak mulia. Kita butuh SDM unggul yang terus belajar bekerja keras, berdedikasi," ucap LaNyalla.

"Kita butuh inovasi-inovasi yang membalik ketidakmungkinan menjadi peluang. Yang membuat kelemahan menjadi kekuatan dan keunggulan. Yang membuat keterbatasan menjadi keberlimpahan. Yang mengubah kesulitan menjadi kemampuan. Yang mengubah dari tidak berharga menjadi bernilai untuk rakyat dan bangsa," sambungnya.

Atas kebutuhan-kebutuhan tersebut, SDM unggul harus mampu diciptakan Indonesia. Dengan begitu, tujuan agar Indonesia Kompeten menjadi tercapai.

"Itulah pentingnya kompetensi, yang salah satunya, digelar siang ini di sini," tutup LaNyalla.

Editor: Surya