Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

DPRD Natuna Tinjau Lokasi Karantina ODP Covid-19 di Kawasan Asrama Haji
Oleh : Kalit
Jum\'at | 01-05-2020 | 09:56 WIB
dprd-natuna-covid1.jpg Honda-Batam

PKP Developer

Anggota DPRD Natuna cek kesiapan Asrama Haji sebagai lokasi observasi warga Natuna yang baru tiba dari luar kota. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menajadikan Asrama Haji Natuna yang berada di Komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU) sebagai lokasi observasi untuk masyarakat yang baru datang mendapat perhatian serius dari lembaga DPRD Natuna.

Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar, dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Natuna, Hendry FN mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang tersedia disana, Rabu (22/4/2020).

Kunjungan diterima oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Natuna beserta jajarannya, dalam kunjungannya rombongan DPRD Natuna diajak melihat kondisi kamar beserta perlengkapan yang ada di dalamnya.

Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda mengatakan secara keseluruhan sarana dan prasarana yang ada di Asrama Haji memadai untuk dijadikan lokasi observasi atau karantina untuk ODP atau siapa saja yang baru sampai di Natuna.

"Saya lihat memang dari awal asrama haji ini sudah cukup memadai baik segi tempat tidur, toilet dan sarana lainnya cocok untuk dijadikan lokasi observasi," ujarnya.

Hal yang sana juga disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar dia mengatakan untuk sarana dan prasarana dasar sudah cukup, namun dia menyampaikan apabila nanti asrama haji ini sudah ditetapkan sebagai lokai observasi maupun karantina harus dilengkapi dengan jaringan telekomunikasi yang bagus supaya yang tinggal tidak jenuh

"Nanti pak kabag coba berkordinasi masalah jaringan internet supaya dapat lancar dan dimanfaatkan baik oleh pasien maupun petugas kesehatan," terangnya.

Wan Aris juga mengapresiasi inisiatif Bupati Natuna ini sebagai upaya penanganan apabila memang suatu saat nanti kindisi semakin memburuk.

"Ya kalau saya pribadi sih tidak mengharapkan nanti ada yang masuk ke sini, artinya saya berharap masyarakat Natuna sehat-sehat saja, jangan sampai ada yang terpaksa tinggal disini," terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Natuna, Hendry FN mengusulkan supaya setiap kamar dilengkapi dengan Televisi selain dapat memberikan kenyamanan juga sebagai media dalam mendapatkan informasi.

"Lebih bagus kalau memungkinkan setiap kamar dilengkapi TV supaya tidak jenuh mereka, tapi kalau tidak juga internet lah diperhatikan," ujarnya.

Kabag Kesra, Ahmad menyampaikan secara keseluruhan Asrama Haji siap untuk dijadikan tempat karantina maupun observasi tinggal beberapa bagian saja yang harus di lengkapi.

"Asrama Haji Natuna memiliki total kamar 20, dengan total tempat tidur 80 tempat tidur," terangnya.

Editor: Yudha