PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PM Malaysia dan Kabinet Rela Gajinya Dipotong untuk Korban Corona
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 27-03-2020 | 10:44 WIB
muhyidin-yasin11.jpg honda-batam
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, beserta wakil dan seluruh anggota kabinet merelakan gaji mereka selama dua bulan dipotong untuk disumbangkan bagi korban wabah virus corona (Covid-19) di negara tersebut.

Seperti dilansir Channel NewsAsia, Jumat (27/3/2020), informasi tersebut disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri Malaysia pada Kamis (26/3/2020) kemarin. Menurut pernyataan tersebut, keputusan itu diambil dalam rapat kabinet sehari sebelumnya untuk membuktikan keseriusan pemerintah Malaysia membantu penduduk yang terkena dampak buruk pandemi Covid-19.

Malaysia membentuk Dana Sumbangan Covid-19 yang diluncurkan pada 11 Maret lalu untuk membantu penduduk yang terdampak wabah tersebut. Sampai pada Rabu lalu tercatat uang sumbangan tersebut berjumlah US$1.9 juta.

Pemerintah Malaysia memperpanjang masa pembatasan wilayah (lockdown) hingga 14 April 2020. Semula Malaysia menetapkan kebijakan lockdown sejak 18 hingga 31 Maret 2020 untuk menekan laju penyebaran virus corona.

Pemerintah Malaysia juga untuk sementara melarang penduduknya bepergian ke luar negeri. Mereka juga sementara tidak mengizinkan kedatangan warga asing.

Seluruh lembaga pemerintah di Malaysia, kecuali yang dianggap vital, untuk sementara ditutup.

Raja Malaysia, Yang-di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Malaysia, Raja Permaisuri Agung Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah, dilaporkan untuk sementara harus menjalani masa karantina selama dua pekan. Penyebabnya adalah tujuh abdi istana dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha