PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bilik Sterilisasi Rancangan Polda Kepri Rampung, Diyakini Terlengkap di Indonesia
Oleh : Hadli
Selasa | 24-03-2020 | 18:52 WIB
bilik_sterilisasi_polda-1.jpg honda-batam
Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, AKBP Wiwit Ari Wibisono (kiri) saat menjelaskan penggunaan bilik sterilisasi kepada Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto (kanan). (Foto: Hadli)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengerjaan bilik sterilisasi rancangan Polda Kepri telah rampung. Diyakini, bilik sterilisasi ini terlengkap di Indonesia dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Mudah-mudahan besok sudah dapat digunakan untuk anggota Polri maupun masyarakat yang datang ke Polda," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri AKBP, Wiwit Ari Wibisono, usai meninjau pembuatan bilik sterilisasi di Mapolda Kepri, Selasa (24/03/2020) petang.

Bilik sterilisasi ini dikerjakan sejak Senin (23/03/2020) kemarin. Namun karena dalam pembuatannya dirasa belum sempurna, dilakukan penyempurnaan pada Selasa (24/03/2020), agar penyemprotan disinfektan dapat berjalan maksimal.

"Sejak pagi kita lakukan penyempurnaan, karena kemarin baru uap disienfektan yang tersedia dalam box itu. Setelah kita modifikasi lagi, ditambah cairan semprot disinfektan dalam box, alat tersebut bekerja dengan baik" ungkapnya.

Wiwit menambahakan, saat ini sudah lengkap isi dalam box tersebut. Ada lampu ultraviolet (UV), uap disinfektan, cairan semprot disinfektan dan cairan disinfektan pembersih alas kaki.

"Bilik ini paling lengkap sterilisasinya. Dan insyaallah pertama di Kepri bahkan di Indonesia untuk kelengkapan paling lengkap," tuturnya tersenyum.

Dalam operasionalnya, kata Wiwit, bilik sterilisasi akan dijaga satu orang petugas yang memegang thermal gun. Hal ini perlu dilakukan karena tingkat kesadaran personil dan masyarakat masih terlihat kurang.

"Setiap orang yang masuk ke bilik mensterilkan tubuhnya, dan setelah keluar kemudian ditembak dengan menggunakan thermal gun oleh petugas jaga untuk memastikan virus mati. Hal itu juga dapat meningkatkan kesadaran personil kepolisian dan masyarakat menjaga kebersihan tubuh di tengah isu Covid-19," jelas Wiwit.

Editor: Gokli