PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Singapura Naikkan Status Waspada Virus Corona

PM Singapura Minta Warganya Bersama-sama Hadapai Virus Corona
Oleh : Irwan
Minggu | 09-02-2020 | 10:04 WIB
pm_singapura.jpg honda-batam
Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong (Foto: Youtube Prime Minister's Office Singapura )

BATAMTODAY.COM, Batam - Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, melalui akun youtube Prime Minister's Office Singapura menanggapi wabah virus Corona yang saat ini tengah mengguncang dunia dan meresahkan warga Singapura.

"Kita telah menaikan tahap dorscon (sistem waspada wabah penyakit) ke jingga. Ini karena pemeritah mau melindungi rakyat Singapura dengan sebaik mungkin. Ancaman virus corona baru ini sedang pesat berkembang. Kita mesti berani untuk segera bertindak dengan sewajarnya. Termasuk dengan mengambil langkah-langkah tegas. Dan kita harus yakin bahwa bersama-sama kita bisa mengatasinya. Kita permah menyelesaikan wabah Sars dulu. Kini kita lebih bersedia menangani virus baru ini," kata Lee.

Ia berharap seluruh masyarakat bisa mengikuti nasihat kementerian kesehatan dan dapatkan maklumat terkini dari sumber yang terpercaya, seperti dikutip dari MuIs dan Khidmat wahtsapp Gov.sg, Minggu (9/2/2020)..

"Jaga kebersihan diri sendiri, keluarga dan sekitaran kita. Jika anda tidak sehat segeralah pergi dokter, dan teruskan kehidupan anda seperti biasa. Pemerintah akan melipat gandakan usaha untuk mengekang ancaman ini dengan segala upaya. Namun kita juga harus bersedia jika keadaan menjadi bertambah buruk. Tapi kita belum sampai ketahap itu, dan mungkin tidak akan berlaku," tuturnya.

Namun sebesar ancaman ini ialah kesannya terhadap perpaduan sosial dan daya tahan psikologi kita. Sifat takut dan cemas adalah suatu yang semulajadi .

"Saya paham penyakit ini baru, dan kita semua mau melindungi diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi. Tetapi rasa cemas itu boleh menjadi lebih bahaya daripada virus itu sendiri. Jadi, jangan biarkan rasa cemas membuat kita panik atau mengambil tindakan yang memburukkan keadaan," kata Lee.

"Jangan sebarkan berita palsu, jangan menuduh mana-mana kumpulan apa yang berlaku sekarang. Sebaliknya ayo kita bantu sesama jiran tetangga, sahabat dan rakyat yang lain. Khususnya mereka yg lebih memerlukan," ucap Lee lagi.

Dalam masa-masa seperti ini, lanjut Lee, ia terharu melihat rakyat Singapura yang mengulurkan bantuan. Ada pelajar yang membekalkan makanan kepada teman-teman yang menjalani cuti ketidak hadiran, dan para pekerja kesehatan yang bertarung nyawa di barisan depan, dalam merawat orang sakit kita.

"Terma kasih atas pengorbanan Anda. Anda menjadi sumber inspirasi kita semua. Ayo kita terus bertenang dan bersatu padu. Saya yakin, bersama-sama kita bisa mengatasi apapun masalahnya," ungkapnya.

Editor: Surya