PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polisi Tangkap Satu dari Tiga Pelaku Pengeroyokan Driver Taksi Online di Depan Mega Mall
Oleh : Hadli
Sabtu | 18-01-2020 | 12:52 WIB
taksi-konvesional.jpg honda-batam
Satu dari tiga pelaku pengeroyokan yang berhasil diamankan kepolisian. (Hadli)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ricuh yang terjadi antara taksi online dengan taksi pangkalan di pintu masuk Mega Mall Batam Center, Rabu, (15/01/2020) kemarin, berbuntut panjang.

Pasalnya, salah satu driver taksi online mendapat penyerangan dan penganiayaan dari tiga orang. Akibatnya, korban terpaksa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Graha Hermine, Batuaji, Kota Batam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, dari peristiwa ricuh tersebut korban berinisial BR membuat Laporan Polisi no : LP-B / 47 / I / 2020 / SPKT-Resta Barelang, tanggal 15 Januari 2020.

"Tim yang terdiri dari Jatanras Ditreskrimum, Opsnal Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan," tutur Kombes Pol Arie Darmanto, Sabtu (17/01/2020).

Tim yang melakukan pencarian terhadap pelaku pengeroyokan berhasil menangkap satu dari tiga orang yang melakukan penganiayaan. Pelaku yang berhasil diamankan berinisial AMH.

Dari pengakuan pelaku ini, tambahnya, dua orang lainnya berhasil teridentifikasi. Saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sedangkan pelaku AMK dibawa ke Polsek Batam Kota untuk dilakukan Pengambangan dan penindakan hukum tentang penganiayaan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt menambahkan, kejadian berawal saat korban dihubungi temannya yang mengatakan bahwa ia dihadang oleh supir taksi konvensional di pintu keluar parkir Mega Mall Kota Batam.

"Selanjutnya korban datang bermaksud memisahkan namun para pelaku yang berjumlah tiga orang melakukan pemukulan terhadap korban dibagikan bibir, hidung dan perut. Akibat dari pemukulan tersebut korban di opname dan dirawat di RS Graha Hermine di Batu Aji, Kota Batam," tutup Goldenhardt.

Editor: Chandra