PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Antisipasi Kecelakaan, Dinas PUPR Genjot Pembenahan Jalan Rusak di Tanjungpinang
Oleh : CR-2
Rabu | 15-01-2020 | 12:52 WIB
Kadis-PUPR-PInang.jpg honda-batam
Kadis PUPR Pemko Tanjung Pinang, Hendri ST. (CR-2)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang PUPR selama tahun 2019 telah berupaya memperbaiki jalan-jalan yang rusak, sebagai antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan.

Selain itu, juga untuk bisa menghindari agar tidak menyeret pemerintah untuk mengganti rugi akibat dari kecelakaan tersebut, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009.

Dari beberapa pasal dalam UU tersebut, diatur pidana dan denda terhadap kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak dan tidak diperbaiki pemerintah. Pidana yang dikenakan mulai dari satu tahun sampai dengan lima tahun kurungan serta denda mulai dari Rp 24 juta sampai Rp 120 juta sesuai dengan kondisi korban kecelakaan tersebut.

Dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibatkan jalan rusak seperti jalan berlobang, Kadis PUPR Pemko Tanjung Pinang, Hendri ST, saat dikonfirmasi menyampaikan, Dinas PUPR telah menunjuk tim untuk melaporkan jalan-jalan yang rusak.

"Dari tahun 2019 dan untuk 2020, kita sudah bentuk Tim Penilik Jalan dengan tugas melakukan inventarisasi jalan rusak, baik jalan kategori kota maupun provinsi. Sehingga, dengan inventarisasi jalan tersebut dengan mudah melakukan perbaikan secara rutin," kata Hendri, Rabu (15/01/2020).

Selama Tahun 2019, Pemko Tanjungpinang telah menganggarkan lebih kurang Rp 800 juta lebih untuk perbaikan jalan rusak.

"Anggaran sebesar Rp 800 juta lebih tersebut sudah kita gunakan untuk perbaikan jalan yang rusak, baik kelasnya jalan kota maupun jalan provinsi. Apalagi jika perbaikan jalan rusak tersebut menggunakan anggaran yang besar," Jelasnya.

Ditambahkannya, untuk tahun 2019 pihaknya sudah memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak, jalan berlubang dan beberapa jembatan untuk kenyamanan warga dalam berkendara sehingga bisa mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Hendri juga mengimbau masyarakat bisa berperan untuk memberikan informasi kepada pihaknya tentang jalan-jalan rusak yang ada di daerah masing-masing.

"Untuk lebih mempermudah dalam penanganan jalan rusak, kami mengimbau masyarakat dapat menginformasikan kepada kami titik-titik jalan yang rusak, sehingga bisa cepat teratasi agar tidak menyebabkan kecelakaan," pungkasnya.

Editor: Chandra