PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Minim Pengawasan
Oleh : Harjo
Sabtu | 14-12-2019 | 17:04 WIB
bongkar-barang.jpg honda-batam
Aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Gentong Tanjunguban. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Pelabuhan Gentong di Pasar Baru, Tanjunguban menjadi pintu masuk berbagai barang ke Bintan. Namun, pengawasan aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan itu sangat minim alias longgar.

Sumber BATAMTODAY.COM yang namanya tidak mau dipublikasi menyampaikan, longgarnya pengawasan dalam aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan itu memungkinkan terjadi tindakan-tindakan ilegal. Pasalnya, di pelabuhan itu berbagai jenis barang bisa masuk dan keluar tanpa harus melalui serangkaian pengawasan.

"Memang pelabuhan bongkar muat ini bisa dikatakan tak resmi. Minimnya pengawasan atau bisa dibilang tidak ada ini berpotensi dimanfaatkan oknum-oknum untuk melakukan penyelundupan," ujarnya, Sabtu (14/12/2019).

Menurutnya, meski pelabuhan tak resmi, seharusnya instansi terkait tetap harus melakukan pengawasan. "Karena tidak ada yang bisa menjamin, barang yang masuk tidak ada yang membahayakan atau terlarang," kata dia.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Bintan Utara, Sahat Simanjuntak, menanggapi informasi tersebut menyampaikan, meski bukan pelabuhan resmi dan memang sejauh ini belum ada pelabuhan bongkar muat resmi untuk masyarakat, seharusnya aparat penegak hukum, melakukan pengawasan. "Jangan sampai, nantinya justru dijadikan kesempatan oleh penguasaha dan oknum untuk bermain yang ilegal," ujarnya.

"Ingat, kasus terungkap masuknya baham pil PCC, beberapa tahun lalu melalui pelabuhan ini, belum lagi temuan sebelumnya. Maka harus ada perhatian khusus terkait keberadaan pelabuhan yang ada di Bintan Utara dan sekitarnya, apalagi bukan pelabuhan bongkar muat resmi," imbuhnya.

Editor: Gokli