PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ditpolairud Polda Kepri Tangkap 4 Orang Penyelundup Baby Lobster di Perairan Bintan
Oleh : Hendra
Jum\'at | 08-11-2019 | 18:16 WIB
erlangga-polair.jpg honda-batam
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga saat press conference di Mako Polairud, Sekupang, Jumat (8/11/2019). (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Empat orang penyelundup baby lobster diamankan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri, Kamis (7/11/2019) kamarin.

Keempat orang pelaku ini Nurul Hayat (tekong), M Zain, Riki K, dan Julius Adrian. Mereka diamankan saat berada di Perairan Berakit, Bintan, Provinsi Kepri, setelah Ditpolairud melakukan penyelidikan selama sebulan lebih.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga saat press conference di Mako Polairud, Sekupang mengatakan pelaku dan barang bukti benih lobster beranjak dari daerah Kuala Tungkal, Jambi, menggunakan speedboat Abu-abu bermesin tempel merk Mercury 4 X 300 PK.

"Keempat pelaku mencoba menyelundupkan benih lobster ke Singapura, dan kita berhasil menghadang dan menghentikan speed mereka di Perairan Berakit," ujar Erlangga, Jumat (8/11/2019).

Upaya penangkapan disebutkannya berlangsung cukup dramatis selama 45 menit dari Perairan Kijang menuju Perairan Berakit. Dua unit speedboat Sea Rider diturunkan dalam dua tim pengejaran.

"Tim pertama bergerak sebagai pendahulu untuk memotong jalur speed berkecepatan 55 Knot milik pelaku. Lama pengejaran terjadi sekitar 45 menit dari Perairan Kijang sampai dengan memasuki Perairan Berakit," terangnya.

Selanjutnya, jelas Erlangga, tim kedua melakukan pengejaran dan mencoba menghentikan speedboat pelaku, namun tidak mengindahkan hal itu. Hingga tembakkan peringatan diberikan sebanyak tiga kali.

"Pelaku akhirnya berhasil dihentikan di Perairan Berakit bersama barang bukti 44 dus berisi baby lobster di dalam 28 kantong plastik yang ada di setiap dus jenis styrofoam," pungkasnya.

Editor: Gokli