PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polres Bintan Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu, Ratusan Ribu Nyawa Terselamatkan
Oleh : Harjo
Selasa | 17-09-2019 | 19:40 WIB
pemusnahan-sabu-bintan.jpg honda-batam
Pemusnahan barang bukti Narkotika jemis sabu di Mapolres Bintan. (Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sebanyak 114 kilogram narkotika jenis Ssabu yang merupakan Hasil tangkapan beberapa waktu lalu dimusnahkan Polres Bintan. Ratusan kilogram sabu yang berhasil ditangkap itu, sudah menyelamatkan ratusan ribu jiwa manusia dari ancaman bahayanya narkoba.

"Kalau dihitung perkilogramnya untuk konsumsi 4000 orang, berarti jelas dengan dimusnahkannya 114 kg sabu, sebanyak 456.000 jiwa pula yang terselamatkan dari ancaman bahayanya Narkotika jenis sabu," ungkap Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang kepada BATAMTODAY.COM, di Mapolres Bintan, Selasa (17/9/2019).

Narkotika jenis sabu yang diduga berasal dari segitiga emas narkotika dunia atau dari wilayah negara Miyanmar, Laos dan Thailand, sebelum masuk wilayah Bintan, Indonesia, diduga melalui wilayah laut yang transit melalui negara Malaysia.

Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Bintan dengan dua cara, yaitu menggunakan mesin insinilator milik BNNP Kepri dan dengan cara dilarutkan dengan air mendidih, selanjutnya dibuang kedalam septitank. 114 kilogram sabu tersebut total bersih setelah disisihkan sebagian kecil untuk pengujian laboratorium dan barang bukti di persidangan.

Dalam memusnahkan barang bukti jenis sabu, membutuhlan waktu beberapa jam, mengingat kapasitas mengunakan mesin insinilator maksimal 10 kg, dengan waktu selama 1 jam. Sehingga dalam pemusnahan barang bukti tersebut, lebih banyak menggunakan pola dilarutkan dan air mendidih.

Dalam pemusnahan lebih dari 114 kg Sabu yang dilaksanakan di Mapolres Bintan, Selain langsung dipimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, turut dihadiri Kafasharkan TNI AL Mentigi Kolonel Mulyatna, Danlanud, perwakilan Kejaksaan Negeri Bintan, Kesbangpol Pemkab Bintan dan instansi terkait lainnya.

Editor: Chandra