PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hadirkan Marion Jola, Batam Jazz and Fashion Festival 2019 Sasar Generasi Milenial
Oleh : Hendra Mahyudi
Sabtu | 07-09-2019 | 16:40 WIB
konfrens-bajafash-2019-1.jpg honda-batam
Konfrensi pers Batam Jazz and Fashion (Bajafash) festival. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Batam Jazz and Fashion (Bajafash) festival kembali digelar pada tanggal 13-15 September 2019 di Radisson Golf & Convention Centre, Batam. Event kali ini akan mengusung tema "Re-Presenting Diversity in South East Asia".

Sejak pertama kali diadakan tahun 2007 silam, Bajafash Festival memiliki kesan tersendiri di hati para penikmatnya. Mengkolaborasikan musik jazz dan fashion, Bajafash tak luput dari perkembangan lifestyle di Kota Batam.

Indina Putri Fadjar selaku Event Principle Batam Jazz & Fashion 2019 mengatakan, tahun ini mereka memastikan akan menghadirkan Marion Jola sebagai bintang utama. Adapun target pengunjungnya genarasi millenial atau genarasi langgas lintas negara yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura.

"Tema yang kita usung yakni Diversity in South-East Asia Through Music and Fashion. Seperti biasa kita memadukan antara musik dan fashion, dengan target pengunjung kita generasi milenial," ujarnya, Jumat (6/9/2019) sore kemarin di Radisson Golf & Convention Centre, Sukajadi, Batam.

Tak hanya itu, pagelaran kali ini tidak hanya sekadar musik dan fashion belaka, juga menyuguhkan beragam mini workshop dan talk show lainnya. Yang utama juga akan meng highlights perihal lingkungan dan kearifan lokal di Kepri.

"Kegiatan menargetkan audience di segementasi wisman yakni 55%, dan wisatawan domestik 45%. Dari semua itu, target utama kita tahun ini 70% generasi milenial," pungkasnya.

Sementara, GM Radison Golf and Convention Center, Gavin Sanders mengatakan siap mendukung kegiatan ini sepenuhnya. Baginya banyak hal baik yang akan dilakukan dalam pegelaran.

"Kami ingin support semua yang dari lokal walau tidak harus menampilkan Michael Learn to Rock (MLTR), kami akan dukung sepenuhnya karena banyak hal baik yang akan dilakukan secara bersama," ujar Gav-Sanders saat press conference.

Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan akan berusaha memasukkan Bajafash ke dalam top program 100 nasional dari Provinsi Kepulauan Riau, dan berharap dengan festival mampu meningkatkan pariwisata Kepri yang saat ini berada di urutan ke-2 di bawah Pulau Bali secara nasional.

"Semoga dengan hal ini musik jazz juga memiliki peran dalam peningkatan pariwisata di Kepri. Mari kita capai target 1.600 pengunjung dengan target wisman cukup 20%, kan acara ada tiga hari, 13,14,15 September," harapnya.

Berikut beberapa kegiatan yang akan diadakan di Bajafash 2019:
- Mini workshops yakni Knitting by Komunitas Rajuters, Eco Printing by Kagunan, Batik & Shibori by Yusfiq Batik Melayu, D.I.Y Woodworking by Made by Me.

- Talk show dari Eath Right (Makanan Sehat) by Maya Restart Community, How to Promote Musician Abroad Independently in Digital Era by Light Craft. Selanjutnya What You Can Do to Save the World? by Ridha (Dinas Kebersihan kota Batam) dan Lenzo (CWD Batam).

- Music & Jazz Session: Tika and The Husband, Major Sanggar Music, Tanjak Improvtu, Juliard Quinted, Road Roots, Yuka Kharisma, Marion Jola, Idang Rasjidi and Friends, Kepress Big Bang, Soul & Soulehah, Eater Nicola (a tribute to Antonio Carlos Jobim), Muffin Band, Grandiose, MUA Performance, Jazz Choir, The Steve McQueen, Light Craft, Joesef Electric Trio, dan DJ Jazz Beny.

- Fashion Shows oleh Natasya Rofalina, Itang Yunasz/Peachy Scarf, Awang Kagunan/Kain Indonesia, Dana Duriyatna, Chossy Latu/Riyad Global, Asyahra, Wieke Dwiharti, Arios, Didit Jarit, Linen & More.

Adapun harga tiket masuk kategori festival Rp 300 ribu per 3 hari. Sedangkan VIP Rp 500 ribu per 3 hari.
Selain itu ada diskon khusus pelajar sebesar 20 persen.

Editor: Yudha