PKP

Harga Bensin di Tarempa Kembali Normal
Oleh : Alfredy Silalahi
Kamis | 15-08-2019 | 16:40 WIB
antri-bbm-anambas11.jpg honda-batam
Sejumlah warga mulai memborong BBM di Anambas. (Foto: Alfredy)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Ketersedian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sudah melimpah, setelah kapal pengangkut telah tiba, Rabu (14/8/2019) kemarin. Sehingga tidak ada lagi didapati oknum warga menjual harga BBM diatas harga eceran tertinggi (HET).

"Semalam (Rabu) kapal pengangkut sudah tiba, dan langsung dibongkar. Sehingga saat ini bensin sudah melimpah," kata Sofian salah satu pengecer BBM di Tarempa, Kamis (15/8/2019).

Sofian mengakui kalau HET BBM yang ditetapkan Pemkab Anambas sejak tahun 2016 lalu yaitu Rp 13.000 perbotol ukuran 1,5 liter.

"Yang menjual bensin mencapai Rp 25.000 perbotol itu merupakan oknum, dan kita tak tahu bensin itu berasal dari mana. Dan benar, itu sering terjadi ketika kelangkaan bensin terjadi. Namun ketika stok melimpah, harga sudah otomatis normal," terangnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian, Usman mengakui kalau 5 hari kemarin terjadi kelangkaan BBM yang disebabkan oleh cuaca ekstrem.

"Cuaca ini yang tidak bisa kita prediksi, padahal kemarin kapal pengangkut sudah ingin berangkat menjemput bensin ke Selat Lampa, Natuna. Tetapi terkendala oleh cuaca," jelasnya.

Usman menyinggung untuk kuota BBM Anambas pertahun sudah tak dibatasi lagi. Sementara BBM Jenis solar masih diberi kuota sebanyak 320 kiloliter, minyak tanah sebanyak 240 kiloliter pertahun.

"Kalau untuk bensin sudah tak ada batasan, kecuali dengan solar dan minyak tanah," jelasnya.

Editor: Yudha