PKP

Idul Adha 1440 H, Kepala BP Batam Kurbankan Sapi Limosin 1 Ton Lebih
Oleh : Nando Sirait
Selasa | 13-08-2019 | 11:28 WIB
edy-qurban-sapi.jpg honda-batam
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady saat menyerahkan qurban sapi seberat 1 ton kepada panitia qurban BP Batam. (Foto: Nando Sirait)

BATAMTODAY.COM, Batam - Momen Idul Adha 2019 ini, dimanfaatkan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini terlihat dari jumlah penerima daging kurban, yang diserahkan kepada ribuan masyarakat Batam yang jumlahnya mencapai ribuan besek.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, pada momen tersebut, BP Batam menyembelih 7 ekor hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi Bali, 2 ekor sapi limosin yang mana salah satunya merupakan kurban pribadi dari Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, dan 3 ekor kambing.

"Dari 2 ekor sapi Limousin ini, ada 1 ekor sapi yang memiliki bobot paling berat, yakni mencapai 1 ton 50 kilogram. Sementara yang lainnya rata-rata 400 hingga 600 kg," jelas Dendi, Selasa (13/08/2019).

Sementara itu, prosesi penyembelihan hewan qurban diakuinya sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana kali ini, semua prosesinya dilakukan langsung di halaman kantor BP Batam.

"Sebelumnya kita sumbangkan ke Masjid Raya, dan ini pertama kali diadakan di BP Batam," tambahnya.

Dan keunikan lainnya adalah, saat menyerahkan daging qurban untuk masyarakat yang membutuhkan tidak menggunakan kantong plastik. Akan tetapi dikemas dalam kotak besek atau kotak berbentuk anyaman bambu.

"Kita nggak pakai plastik, tetapi pakai besek. Sehingga lebih ramah lingkungan. Dan ini semua akan kita serahkan langsung saudara-saudara kita yang membutuhkan di Batam. Kita antar langsung dan tidak ada antrean," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady mengaku, momen Idul Adha ini kiranya menjadi sebuah langkah dalam 'memetik' hikmah dan menjadikan momentum ini sebagai introspeksi diri, sehingga bisa meneladani sikap yang dilaksanakan Nabi Ibrahim dalam berqurban.

Menurut dia, keikhlasan dan kepatuhan terhadap perintah Allah SWT merupakan ketakwaan Nabi Ibrahim. Dalam hal ini, Nabi Ibrahim begitu ikhlas mengurbankan anak yang sangat ditunggu-tunggu dan dicintainya.

Karena keikhlasan Nabi Ibrahim, kata Dendi, Allah menggantikan anaknya berupa hewan ternak untuk dikurbankan. Keikhlasan dan ketakwaan itu menjadi modal penting untuk menjadi pelajaran bersama.

"Oleh karena itu, mari jadikan juga Idul Adha sebagai semangat berbagi dan peduli terhadap sesama. Semoga kita semua mendapatkan berkah dan pahala. Dan apa yang telah kita lakukan dapat memberikan sedikit kebahagian bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.

Editor: Gokli