PKP

Isdianto Semangati ASN Jangan Patah Semangat Pasca Penangkapan Gubernur Nurdin
Oleh : Charles Sitompul
Jumat | 12-07-2019 | 18:41 WIB
isdianto-asn1.jpg honda-batam
Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun bersama para ASN. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto mengimbau ASN di Kepri agar tetap semangat dan menjalankan aktivitas kerja seperti biasa pasca penetapan tersangka korupsi Nurdin Basirun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jangan ada yang sampai patah semangat akibat peristiwa yang sedang dihadapi Pemprov Kepri saat ini. Tetap sangat serta bekerja sesuai dengan kewajiban sebagai Pegawai,"ujarnya pada sejumlah ASN provinsi Kepri di Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (12/7/2019).

Diakui Isdianto, hingga saat ini masih ada aktivitas penyegelan oleh aparat penegak hukum (KPK). Adapun kantor yang disegel dan dilakukan penggeledahan olrh KPK adalah, kantor sekretariat gubernur dan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan.

Namun hal tersebut diharapkan Isdianto tidak akan berlangsung lama sehingga aktivitas kerja pemerintahan Kepri bisa berjalan seperti biasa.

"Kita minta kepada para pegawai tetap beraktivitas seperti biasa. Jangan patah semangat dan harus tetap bekerja," ujar Isdianto.

Isdianto juga berharap kasus hukum yang menimpa Nurdin bisa segera terlalui dan bisa kembali berkumpul bersama untuk beraktivitas seperti sediakala.

Jika dimungkinkan dan tidak melanggar aturan, Pemerintah Provinsi Kepri juga akan menyediakan pengacara untuk Nurdin guna menangani kasus yang sedang dihadapinya.

Bahkan akan menambah jumlah pengacara, di luar pengacara yang memang sudah terikat kerjasama dengan Pemprov Kepri selama ini.

"Kita kan punya pengacara sendiri. Jika dibolehkan dan dibutuhkan tentu kita siap untuk menurunkan pengacara tersebut. Intinya kita ingin masalah ini segera selesai dan Gubernur bisa segera kembali bersama-sama kita guna beraktivitas seperti biasa," ujarnya.

Isdianto juga berharap Nurdin Basirun bisa melewati cobaan yang sedang dijalani ini dengan tabah dan sabar.

"Kita yakin sekali hal ini bisa dilalui oleh gubernur. Praduga tak bersalah pasti tetap harus dikedepankan oleh para aparat hukum. Dan semoga semua berakhir baik-baik saja," tutupnya.

Editor: Yudha