PKP

Uba Desak Pemprov Kepri Realisasikan Janji Pembangunan RKB
Oleh : Nando Sirait
Jum\'at | 12-07-2019 | 17:16 WIB
uba-ingan111.jpg honda-batam
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging mendesak agar Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, tidak melupakan janji Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengenai pembangunan dua ruang kelas baru (RKB) di tiap sekolah negeri yang ada di Batam.

Uba mengingatkan bahwa ucapan Nurdin Basirun, dihadapan orang tua siswa yang gagal masuk ke Sekolah Negeri akibat sistem zonasi beberapa waktu lalu. Mewakili janji dari seluruh pejabat, di lingkungan Pemprov Kepri dan juga Pemko Batam. Dalam mewujudkan visi memenuhi kebutuhan pendidikan, bagi para siswa - siswi yang ada di Kota Batam.

"Walau kita tahu saat ini beliau sedang mendapatkan cobaan, namun saya berharap agar Dinas yang berwenang dapat segera mengambil tindakan. Dan merealisasikan mengenai konsep RKB ini," ungkapnya, Jumat (12/7/2019).

Walau begitu, Uba juga menegaskan bahwa konsep penambahan ruang kelas yang dilontarkan oleh Nurdin Basirun, bukanlah merupakan langkah tepat yang harusnya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota Batam.

Uba bahkan menilai, tindakan yang dilakukan oleh para pejabat di Pemerintahan ini. Mengambil konsep memadamkan api, sebelum semakin membesar. Ia menyarankan guna mengatasi permasalahan ini, harusnya dilakukan lintas sektoral kedinasan yang ada di Pemko Batam.

"Dinas Pendidikan tetap menjadi leading sektor, lintas sektoral yang saya maksud adalah kerjasama dengan Dinas Kependudukan, Dinas Sosial, dan juga Dinas Ketenagakerjaan. Dengan adanya kerjasama ini, tentunya akan membantu Dinas Pendidikan dalam mendata siswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu," paparnya.

Sebelum memberikan usulan RKB, Uba mengingatkan seharusnya Pemko Batam lebih menyinkronkan anggaran APBD, guna mensubsidi uang pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Dimana dalam hal ini, Batam harusnya dapat mencontoh langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung.

"Lebih baik mencontoh langkah yang diambil oleh Bandung, dimana disana Pemerintah memberikan subsidi bagi anak - anak beprestasi guna bersekolah di swasta. Dan juga apabila dipaksakan untuk masuk ke Negeri, maka hal ini juga akan mematikan sekolah swasta," paparnya.

Editor: Yudha